Ilustrasi Santet Kembang Amben. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Kisah nyata yang satu ini bukan cuma menyayat hati, tapi juga bikin kita mikir dua kali tentang makna kesetiaan, kemiskinan, dan kekuatan hal gaib di sekitar kita. Kali ini ada kisah santet yang datang dari sebuah kampung sederhana di Purwodadi, Jawa Tengah.
Ceritanya tentang Pak Sueb, sang kepala keluarga yang dikenal baik hati, sederhana, tapi harus menghadapi takdir pahit yang diduga kuat karena santet Kembang Amben.
Yuk simak kisah Santet Kembang Amben dilansir dari YouTube @HOROR MALAM JUMAT selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis Santet Gondo Mayit: Ketika Arwah Jadi Senjata Balas Dendam!
Pak Sueb hidup bersama istrinya, Bu Shizuka (bukan nama asli), dan seorang anak laki-laki yang baru duduk di kelas 1 SD.
Mereka bukan keluarga yang mampu, bahkan bisa dibilang hidupnya serba pas-pasan. Istri kerja jadi buruh tani, suaminya hanya pedagang buah milik orang lain.
Hasil kerja? Kadang cukup buat sehari, kadang nggak ada sama sekali. Rumah pun masih ngontrak, pindah dari satu tempat ke tempat lain.
Tapi di balik kemiskinan itu, mereka adalah keluarga yang hangat. Sampai suatu hari, si anak kecil memendam satu impian besar yaitu punya sepeda putih seperti teman-temannya.
Mimpi anak itu sederhana, tapi jadi beban besar bagi Pak Sueb. Saat mendengar anaknya diejek karena tak punya sepeda, hati sang ayah hancur.
“Pak, aku mau sepeda warna putih ya,” pinta sang anak. Pak Sueb hanya menjawab lirih, “Kalau Bapak ada rezeki, pasti Bapak belikan.”
Tapi rezeki tak kunjung datang. Sampai akhirnya satu kejadian di pasar membuat hidup Pak Sueb berubah drastis.
Saat berjualan semangka, seorang pembeli berdompet tebal datang. Dompetnya nyaris jatuh dari saku.
Saat pembeli lengah, Pak Sueb melihat ke kanan kiri, lalu mengambil dompet itu. Uang jutaan rupiah ada di dalamnya.
Awalnya ragu, tapi karena teringat janji kepada anaknya, dia terpaksa menyimpan dompet itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube, YouTube