INDOZONE.ID - Sejarah Taiwan memiliki kaitan erat dengan perjuangan Revolusi Nasional Tiongkok yang dipimpin oleh Dr. Sun Yat-sen.
Pulau ini tidak hanya menjadi saksi bisu dari berbagai perlawanan terhadap kekuatan asing, tetapi juga memainkan peran strategis dalam menggulingkan Dinasti Manchu dan mendirikan Republik Tiongkok.
Dr. Sun Yat-sen dan Jejak Revolusi di Taiwan
Dr. Sun Yat-sen tercatat mengunjungi Taiwan sebanyak tiga kali sepanjang hidupnya, masing-masing dalam konteks perjuangan revolusioner melawan Dinasti Manchu.
Kunjungan pertamanya menjadi awal mula upaya menggoyang pemerintahan korup yang saat itu menguasai Tiongkok.
Namun, Taiwan sendiri berada dalam situasi yang tidak kalah pelik. Setelah Perjanjian Shimonoseki tahun 1895, pulau ini diserahkan kepada Jepang, yang memicu gelombang perlawanan rakyat Taiwan.
Penyerahan ini menjadi simbol penindasan asing, memunculkan pemberontakan besar-besaran dari masyarakat lokal yang enggan tunduk pada kekuasaan Jepang.
Meskipun pada akhirnya Taiwan berada di bawah kendali Jepang, semangat perlawanan tidak pernah padam. Beberapa tokoh revolusioner Taiwan, seperti Chen Shao-pai, mendirikan cabang gerakan revolusi Dr. Sun di pulau tersebut.
Pada tahun 1900, Dr. Sun bahkan menjadikan Taiwan sebagai pusat koordinasi untuk merencanakan pemberontakan besar di Cina Selatan, menegaskan posisi strategis Taiwan dalam perjuangan menuju kebebasan.
Taiwan: Simbol Perlawanan Sepanjang Masa
Sejak era Dinasti Ming, Taiwan telah dikenal sebagai benteng perlawanan. Pemimpin legendaris seperti Cheng Cheng-kung (Koxinga) menggunakan pulau ini sebagai markas perjuangan melawan kekuasaan Manchu. Semangat perlawanan ini tetap hidup meskipun Taiwan berada di bawah penjajahan Jepang.
Baca Juga: Temuan Fosil Ibu Gendong Bayi di Taiwan, Berusia 4.800 Tahun Jadi Kerangka Manusia Tertua
Pemberontakan rakyat Taiwan terus terjadi, dengan komunitas-komunitas lokal seperti Tien Ti Hui memberikan dukungan kepada gerakan revolusi di daratan Tiongkok.
Perlawanan ini menunjukkan bagaimana Taiwan tidak hanya menjadi lokasi geografis, tetapi juga simbol semangat juang yang menginspirasi perjuangan rakyat Tiongkok untuk meraih kebebasan dan martabat nasional.
Taiwan, dengan sejarahnya yang penuh perjuangan, memainkan peran penting sebagai basis ideologis dan strategis dalam perjalanan panjang menuju pembentukan Republik Tiongkok. Pulau ini mengingatkan kita bahwa semangat melawan penindasan tidak mengenal batas geografis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Taiwan Today