Rabu, 10 JULI 2024 • 14:20 WIB

Daniel Hale Williams, Dokter Afrika-Amerika Pertama di Dunia yang Berhasil Melakukan Operasi Jantung

Author

Daniel Hale Williams

INDOZONE.ID - Sebagai seorang kulit hitam, Daniel Williams mencatat sejarah dengan menjadi dokter dan sukses melakukan operasi jantung pertama di dunia. Ini terjadi di Amerika, saat kebijakan diskriminasi terhadap orang kulit hitam masih berlangsung.

Daniel Hale Williams adalah seorang dokter berdarah Afrika-Amerika kelahiran Hollidaysburg, Pennsylvania, AS pada 18 Januari 1856. Ia adalah anak kelima dari 7 bersaudara.

Ayahnya bernama William Daniel Jr, sedangkan Ibunya bernama Sarah Price. Daniel mendapatkan darah keturunan Afrika dari sang Ibu.

Sama halnya dengan Daniel, Ayahnya juga memiliki darah campuran Britania dan Afrika-Amerika.

Sekitar umur 9 tahun, Daniel harus kehilangan sang Ayah yang meninggal usai mengidap tuberculosis.

Karena tak sanggup mengasuh anak-anaknya, sang Ibu menitipkan beberapa anaknya untuk tinggal dengan kerabatnya, salah satunya adalah Daniel.

Daniel sempat bekerja sebagai pembuat sepatu di Baltimore, Maryland. Tak lama setelahnya, Daniel memutuskan untuk ikut pindah dengan Ibunya ke Edgerton, Wisconsin.

Selama di sana, Daniel ikut tinggal juga dengan saudara perempuannya dan membuka usaha tempat cukur miliknya sendiri.

Baca Juga: Menilik Kehidupan Elias Howe, Sang Bapak Mesin Jahit dalam Mengembangkan Bisnisnya

Daniel kembali pindah, kali ini Ia hijrah ke Janesville, Wisconsin. Disinilah keinginan Daniel untuk menjadi seorang dokter pun muncul.

Untuk memantapkan ilmu kedokterannya, Daniel pun berguru kepada Henry Palmer, seorang dokter asal New York yang menjadi ahli bedah di masa Perang Sipil AS.

Di tahun 1880, Daniel memulai pendidikannya di Northwestern University Medical School, Chicago, Illinois.

Menariknya, semua biaya kuliahnya Daniel dibiayai oleh ketua komunitas orang kulit hitam di Chicago bernama Mary Jane Richardson Jones. Daniel pun berhasil lulus kuliah setelah mengenyam pendidikan selama 3 tahun.

Henry Palmer (kiri) dan Mary Jane Richardson Jones (kanan)

Usai mendapat gelar dokternya, Daniel mulai membuka tempat praktiknya sendiri. Ia menerima semua jenis pasien, baik laki-laki, perempuan, tua, muda, kulit putih maupun kulit hitam.

Akan tetapi, menurut kebijakan pemerintah AS saat itu, dokter kulit hitam masih dilarang untuk membuka tempat praktiknya sendiri.

Di tahun 1891, Daniel akhirnya resmi membuka Rumah Sakitnya sendiri yang kini dikenal sebagai Provident Hospital of Cook County.

Di Rumah Sakit ini, para calon dokter dan suster akan diajar langsung oleh Daniel. Selain itu, tujuan Daniel membangun Rumah Sakit tersebut adalah untuk membantu warga setempat yang tidak mampu untuk berobat ke Rumah Sakit.

Provident Hospital of Cook County, Chicago, Illinois

Di tanggal 10 Juli 1893, Daniel kedatangan seorang pasien bernama James Cornish. Ia sudah dalam kondisi kritis saat pertama kali masuk ke Rumah Sakit Provident, akibat luka tusukan pisau di dada kirinya.

Daniel langsung melakukan operasi pada jantung James. Menariknya, Ia tidak menggunakan penisilin dan proses transfusi darah dalam prosedur operasinya.

Walau begitu, operasi yang dilakukan Daniel rupanya berhasil. Setelah dirawat di Rumah Sakit selama 50 hari, James pun dinyatakan sembuh dan bisa dipulangkan.

Kesuksesan Daniel dalam melakukan operasi jantung pertamanya, mendapat apresiasi dari Presiden AS saat itu, Grover Cleveland.

Sebagai imbalannya, Daniel diangkat langsung oleh Presiden Cleveland sebagai Kepala Dokter Bedah di Rumah Sakit Freedman, Washington D.C.

Daniel juga diketahui pernah menjadi dokter bedah di Cook County Hospital, Chicago, Illinois.

Bersamaan dengan itu, Daniel akhirnya bisa menikahi sang pujaan hati yang bernama Alice Johnson. Ia adalah warga Chicago lulusan Howard University, Washington D.C.

Daniel sempat menjadi salah satu dokter Afrika-Amerika yang mendirikan Asosiasi Kesehatan Nasional AS di tahun 1895.

Ini adalah organisasi kesehatan di AS yang menaungi para dokter dan pasien yang memiliki garis keturunan Afrika-Amerika.

Lanjut ke tahun 1897, Daniel mendapat jabatan baru di Departemen Kesehatan Illinois. Di sana Ia bertugas untuk meningkatkan standar Rumah Sakit dan kesehatan masyarakat Illinois.

Selain mengajar para calon tenaga medis di Rumah Sakit Provident, Daniel juga mengajar di Meharry Medical College, Nashville, Tennessee. Di sana Ia menjadi profesor ilmu bedah bagi para muridnya.

Baca Juga: Kisah Mistis di Balik Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo, Ternyata Ada Kaitannya dengan Nyai Sireng

Di tahun 1924, Daniel harus kehilangan sang Istri untuk selamanya. Sekitar 7 tahun kemudian pada 4 Agustus 1931, Daniel pun menyusul sang Istri ke pangkuan Ilahi.

Daniel wafat di usia 75 tahun akibat mengalami stroke. Ia meninggal di Idlewild, Michigan, dan dimakamkan di Graceland Cemetery, Chicago.

Sebelum meninggal, di tahun 1913, Daniel menjadi satu-satunya anggota dari American College of Surgeons yang memiliki garis keturunan Afrika-Amerika. Di samping itu, Daniel juga diterima sebagai anggota Chicago Surgical Society.

Daniel sukses memperoleh berbagai macam gelar kehormatan di Howard University dan Wilberforce University. Selain gelar kehormatan, masih ada beberapa penghormatan yang Daniel dapatkan sepeninggalnya.

Di kawasan Hollidaysburg, Pennsylvania, ada sebuah rambu jalan yang menceritakan masa lalu, tempat tinggal dan pencapaian hidup Daniel.

Kemudian di Chicago, rumah Daniel kini menjadi salah satu tempat bersejarah di AS. Dan terakhir, ada beberapa sekolah di AS yang menggunakan nama Daniel sebagai bentuk penghormatan atas jasanya di bidang kedokteran.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU