Jumat, 10 JULI 2026 • 09:00 WIB

Kisah Phineas Gage, Pria yang Selamat Meski Kepalanya Tertembus Besi!

Author

Kisah Phineas Gage dan alasan dirinya masih hidup (instagram)

INDOZONE.ID - Kisah Phineas Gage menjadi salah satu kasus medis paling mencengangkan dalam sejarah.

Bagaimana tidak, pria asal Amerika Serikat ini berhasil selamat setelah sebuah batang besi menembus kepalanya dalam kecelakaan kerja yang mengerikan.

Lalu seperti apa kronologi kecelekaannya dan mengapa dirinya tetap bertahan hidup walaupun kecelakan berat? Berikut penjelasannya:

Kronologi Kecelakaan Phineas Gage

Kisah mengerikan Phineas Gage bermula pada 13 September 1848 di Cavendish, Vermont, Amerika Serikat.

Saat itu, Gage yang berusia 25 tahun bekerja sebagai mandor pembangunan rel kereta api Rutland dan Burlington Railroad.

Dirinya dikenal sebagai pekerja yang sangat terampil dan displin.

Nah, pada hari itu, Gage bertugas meratakan medan berbatu dengan berbagai cara yakni mengebor batu, memasukkan bubuk mesiu, lalu memadatkannya menggunakan batang besi.

Baca juga: Kisah Allan Menzies, Pemuda Skotlandia yang Ingin Jadi Vampir dengan Cara Membunuh Temannya Sendiri

Namun, sebuah kesalahan kecil terjadi ketika bubuk mesiu diduga tersulut sebelum pasir pelindung dituang ke dalam lubang.

Ledakannya pun membuat batang besi seberat sekitar 6 kilogram melesat menembus pipi kiri, melewati bagian otak depan, lalu keluar dari bagian atas tengkorak Phineas Gage. 

Mengapa Phineas Gage Masih Bisa Bertahan Hidup?

Ajaibnya, Phineas Gage tidak langsung meninggal setelah kecelakaan mengerikan itu.

Salah satu alasan ia bisa selamat adalah karena batang besi menembus bagian lobus frontal otak, bukan area vital yang mengatur fungsi dasar kehidupan seperti napas dan detak jantung.

Jalur besi yang menembus kepalanya juga terbilang “bersih”, sehingga tidak menghancurkan seluruh bagian otak secara menyebar.

Selain itu, Gage masih mendapat pertolongan medis setelah kecelakaan, meski standar pengobatan saat itu belum semaju sekarang.

Namun, kecelakaan tersebut tetap meninggalkan dampak besar karena kepribadiannya disebut berubah setelah bagian otak depannya rusak.

Karena itulah, kisah Phineas Gage kemudian menjadi salah satu kasus medis paling terkenal dalam sejarah ilmu saraf.

Tetap Ada Efek Samping 

Seperti kita ketahui sebelumnya, Phineas Gage dikenal sebagai seorng yang dispilin, pekerja keras dan sopan. 

 Namun setelah batang besi menembus bagian depan otaknya, orang-orang di sekitarnya mulai melihat perubahan sikap yang sangat drastis.

Baca juga: Kisah Komedian Bantu Ungkap Identitas Pembunuh Berantai Paling Dicari Lewat Buku Mantan Istri

Jadi, setelah kecelakaan menimpanya Gage menjadi seorang yang lebih marah, sering berkata kasar, dan kurang peduli.

Perubahan ini terjadi karena ada bagian otak yang rusak, terutama area prefrontal, berperan penting dalam mengatur emosi, kontrol diri, pengambilan keputusan, dan kemampuan menyusun rencana.

Akibatnya, ia bukan hanya berubah dalam cara berbicara, tetapi juga kesulitan menjaga komitmen dan menjalankan rencana yang sudah dibuat. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/detective_saud

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU