Ilustrasi pohon natal. (Youtube/Bussines Insider)
INDOZONE.ID - Sejarah Natal sudah ada lebih dari 4.000 tahun yang lalu. Banyak tradisi Natal kita dirayakan berabad-abad sebelum kelahiran Kristus.
Lalu kira-kira seperti apa sejarah tentang natal tersebut? Berikut ini fakta yang dirangkum dari situs Sloane.
Kata Natal berasal dari gabungan kata yang berarti "Misa Kristus". Kata ini berasal dari bahasa Inggris Pertengahan Christemasse dan bahasa Inggris Kuno Cristes mæsse, sebuah frasa yang pertama kali tercatat pada tahun 1038.
Natal adalah perayaan tahunan untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus, yang diyakini oleh umat Kristen sebagai Anak Tuhan. Natal bukan hanya merupakan festival Kristen. Perayaan ini memiliki akar dalam perayaan Hanukkah dari kalangan Yahudi, festival-festival orang Yunani kuno, kepercayaan para Druid, serta adat istiadat rakyat Eropa.
Sebagai hasilnya, Natal modern dirayakan secara luas di seluruh dunia, baik secara agama oleh umat Kristen maupun secara budaya oleh banyak orang non-Kristen.
Baca Juga: Kisah Unik Gencatan Senjata Natal 1914: Simbol Kemanusiaan di Tengah Perang Dunia I
Ilustrasi pohon natal. (Youtube/Bussines Insider)
Injil tidak menyebutkan tanggal kelahiran Yesus. Oleh karena itu, baru pada abad ke-4 Masehi, Paus Julius I menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari Natal, karena tanggal tersebut juga bertepatan dengan titik balik matahari musim dingin dalam Kalender Romawi.
Berbagai saran lain mencakup bahwa 25 Maret bukan hanya tanggal ketika Maria diberitahu bahwa ia akan melahirkan bayi yang kudus dalam waktu sembilan bulan, tetapi juga tanggal kematian Yesus ketika Dia dewasa. Dengan demikian, pada tahun 529, Hari Natal diumumkan sebagai hari libur resmi.
Tradisi Natal bervariasi di setiap negara. Perayaan Natal di banyak negara Barat mencakup menggantungkan rangkaian Advent, kaus kaki Natal, permen tongkat, menyiapkan kue dan susu, serta membuat adegan Natal yang menggambarkan kelahiran Yesus Kristus.
Namun, tradisi Natal yang paling dikenal di seluruh dunia adalah pemasangan dan dekorasi pohon Natal, serta pemberian dan penerimaan hadiah.
Baca Juga: Jejak Sejarah Pohon Natal, dari Tradisi Kuno hingga Simbol Modern
Selain itu, banyak rumah tangga dengan bangga menampilkan pohon Natal mereka saat tamu berkunjung. Orang-orang dari segala usia cenderung paling menantikan pemberian hadiah, dan banyak yang dengan murah hati mengeluarkan uang untuk memenuhi kebahagiaan orang yang mereka cintai.
Lagu-lagu Natal mungkin dinyanyikan dan cerita-cerita tentang Bayi Yesus, Santo Nikolas, Santa Claus, Father Christmas, Christkind, atau Grandfather Frost diceritakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sloanes.co.th