Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 15 AGUSTUS 2024 • 08:00 WIB

Mengungkap Sejarah Paspor: Dari Mesir Kuno hingga Era Digital

Mengungkap Sejarah Paspor: Dari Mesir Kuno hingga Era DigitalPaspor.

INDOZONE.ID - Paspor pertama kali digunakan pada zaman kuno sebagai dokumen perjalanan yang memberi izin untuk melewati batas-batas negara atau wilayah tertentu.

Konsep awal dari paspor dapat dilacak kembali ke Mesir kuno, Persia, dan Babilonia. Dokumen-dokumen ini sering kali berupa izin resmi yang ditulis tangan untuk melintasi wilayah tertentu, meskipun bentuk dan fungsinya berbeda dari paspor modern.

Pada abad pertengahan, paspor berfungsi sebagai surat izin perjalanan yang dikeluarkan oleh penguasa lokal atau otoritas gereja. Dokumen ini sering kali berisi deskripsi fisik pemegang dan tujuan perjalanan mereka.

Baca Juga: Istimewanya Ratu Elizabeth II, Tak Perlu Paspor Jika ke Luar Negeri, Kok Bisa?

Konsep paspor modern mulai berkembang pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Negara-negara mulai menerbitkan paspor resmi dengan format yang seragam dan memuat informasi identitas pemegang. Proses standar ini ditetapkan untuk mempermudah kontrol perjalanan internasional.

Paspor seperti yang kita kenal saat ini, dengan teknologi keamanan canggih, foto digital, dan informasi biometrik, mulai diterapkan setelah Perang Dunia II. Sistem ini mempermudah perjalanan internasional dan memfasilitasi kontrol perbatasan yang lebih efektif.

Saat ini, setiap negara memiliki karakteristik warna paspor yang berbeda, melambangkan identitas nasional, sejarah, atau simbolisme budaya.

Berikut 4 warna utama paspor dari berbagai negara:

1. Biru

Banyak digunakan oleh negara-negara di Amerika, seperti Amerika Serikat dan negara-negara Karibia. Warna ini sering dipilih karena konotasinya yang menenangkan dan stabil.

2. Merah

Ada dua varian utama dari warna merah pada paspor:

A. Merah Maroon

Digunakan oleh negara-negara Uni Eropa dan beberapa negara lain seperti Swiss. Warna ini sering dipilih karena kesan elegan dan profesional.

B. Merah Cerah

Digunakan oleh negara-negara di Asia dan Afrika, seperti China dan Tanzania, sering kali untuk menunjukkan status politik atau ekonomi.

3. Hijau

Banyak digunakan oleh negara-negara Islam, seperti Arab Saudi dan Pakistan, serta beberapa negara di Afrika. Hijau sering diasosiasikan dengan pertumbuhan dan kesejahteraan, serta memiliki makna religius dalam konteks Islam.

Baca Juga: Sejarah Lengkap Proses Kemerdekaan Indonesia dari Kolonialisme ke Negara Merdeka.

4. Hitam

Digunakan oleh beberapa negara seperti Afrika Selatan dan beberapa negara di Oceania, seperti Australia. Warna hitam sering kali dipilih untuk kesan yang formal dan mewah.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Mengungkap Sejarah Paspor: Dari Mesir Kuno hingga Era DigitalBanner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: World Atlas

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengungkap Sejarah Paspor: Dari Mesir Kuno hingga Era Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!