Penandatanganan Perjanjian Paris yang menandai berakhirnya Revolusi Amerika.
INDOZONE.ID - Pada 3 September 1783, merupakan peristiwa sejarah yang menjadi titik akhir Perang Revolusi Amerika.
Peristiwa yang terjadi 285 tahun lalu itu kita peringati pada hari ini.
Berakhirnya Perang Revolusi Amerika ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Paris.
Perang ini dilandasi konflik antara koloni Amerika, yang ingin merdeka dari kekuasaan kolonial Inggris yang kuat.
Amerika ingin lepas dari Inggris dengan mencapai kemerdekaan penuh, dan mendirikan negara mereka sendiri.
Baca Juga: Inilah Gavrilo Princip, Mahasiswa Serbia yang Menjadi Pemicu Meletusnya Perang Dunia I
Perang Revolusi Amerika dimulai pada tahun 1775, ketika pertempuran Lexington dan Concord meletus.
Konflik ini memuncak dalam Deklarasi Kemerdekaan Amerika yang diadopsi oleh Kongres Kontinental pada tanggal 4 Juli 1776, yang secara resmi menyatakan kemerdekaan koloni-koloni Amerika dari Inggris.
Tujuh tahun kemudian, pertempuran sengit terjadi di seluruh wilayah Amerika.
Pasukan Amerika dipimpin oleh George Washington dan Marquis de Lafayette, melawan pasukan Inggris di bawah komando Raja George III.
Dibantu oleh Prancis, Amerika berhasil memukul mundur tentara Britania di Yorktown pada musim gugur 1781.
Kemenangan ini jadi tanda berakhirnya perang.
Konflik Amerika dan Inggris resmi berakhir dan perundingan perjanjian dimulai pada 1782.
Satu tahun kemudian, yakni 1783, terbentuklah Perjanjian Paris yang menandai berakhirnya Perang Revolusi Amerika.
Perjanjian Paris membuahkan 4 poin utama, salah satunya kemerdekaan Amerika dari Inggris.
Penandatanganan Perjanjian Paris menandai awal dari Amerika Serikat sebagai negara merdeka.
Hal ini juga membantu mengakhiri pertempuran yang telah merenggut banyak nyawa dan merusak banyak properti.
Perjanjian ini membuka jalan bagi pembentukan pemerintahan federal Amerika Serikat melalui Konstitusi Amerika Serikat yang diadopsi pada tahun 1787.
Selain itu, perjanjian ini juga mengilhami revolusi dan perjuangan kemerdekaan di seluruh dunia, karena menjadi contoh bahwa pemberontakan dapat menghasilkan kemerdekaan dari kekuasaan kolonial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia