Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 APRIL 2026 • 16:40 WIB

Fakta Forensik Kain Kafan Turin yang Mengungkap Jejak Nyata Penderitaan Yesus

Fakta Forensik Kain Kafan Turin yang Mengungkap Jejak Nyata Penderitaan YesusKain Kafan Turin yang Dipamerkan Kepada Publik Pada Tahun 2010. (Britannica)

INDOZONE.ID - Kain Kafan Turin atau Shroud of Turin merupakan salah satu relik paling misterius dalam sejarah umat Kristiani. 

Kain linen ini diyakini sebagian orang sebagai kain pemakaman Yesus Kristus, dan hingga kini terus menjadi bahan penelitian ilmiah sekaligus perdebatan.

Gambaran Fisik yang Mengundang Misteri

Melansir laman Britannica, Kamis (02/04/2026) Kain Kafan Turin memiliki panjang sekitar 4,3 meter dan lebar 1,1 meter. Di atasnya tampak bayangan samar berwarna cokelat yang menyerupai tubuh seorang pria, terlihat dari bagian depan dan belakang.

Baca juga: Mengenal Arti Crown of Thorns dan Alasan Mengapa Yesus Memakai Mahkota Duri

Menariknya, gambar tersebut menunjukkan tanda-tanda luka yang mirip dengan kisah penyaliban Yesus.

Beberapa di antaranya termasuk bekas duri di kepala, luka cambukan di punggung, memar di bahu, serta noda yang diduga darah. 

Detail ini membuat banyak pihak mengaitkannya dengan penderitaan yang dialami Yesus sebelum wafat.

Fakta Forensik: Gambar Seperti Negatif Foto

Salah satu temuan penting dalam studi ilmiah terjadi pada tahun 1898, ketika gambar di kain tersebut ditemukan memiliki karakteristik seperti negatif fotografi. Artinya, ketika difoto, justru muncul citra yang lebih jelas dan realistis.

Sejak saat itu, berbagai penelitian dilakukan untuk mencari tahu bagaimana gambar tersebut terbentuk.

Para ilmuwan mencoba menguji kemungkinan penggunaan cat, pigmen, atau efek pembakaran. Namun, hasilnya belum mampu memberikan penjelasan yang benar-benar pasti.

Baca juga: Arkeolog Temukan Makam Bidan Yesus di Israel, Gua Salome yang Berusia 2.000 Tahun

Uji Karbon dan Perdebatan Keaslian

Pada tahun 1988, dilakukan uji penanggalan karbon-14 oleh tiga laboratorium berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa kain tersebut berasal dari periode abad pertengahan, sekitar tahun 1260-1390. Temuan ini sempat memperkuat anggapan bahwa kain tersebut bukan berasal dari zaman Yesus.

Namun, hasil ini tidak sepenuhnya diterima. Sejumlah peneliti mempertanyakan metode yang digunakan, termasuk kemungkinan kontaminasi pada sampel kain.

Penelitian Terbaru dan Hipotesis Baru

Studi terbaru pada tahun 2022 menggunakan teknik hamburan sinar-X sudut lebar (WAXS) memberikan perspektif berbeda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Britannica

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fakta Forensik Kain Kafan Turin yang Mengungkap Jejak Nyata Penderitaan Yesus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!