Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 APRIL 2026 • 14:16 WIB

Fenomena Langit Bulan April: Ada Pink Moon hingga Hujan Meteor Lyrids

Fenomena Langit Bulan April: Ada Pink Moon hingga Hujan Meteor LyridsIlustrasi super pink moon. (India Today)

INDOZONE.ID - Bulan April menghadirkan berbagai fenomena langit menarik yang sayang untuk dilewatkan, baik oleh para stargazer berpengalaman maupun penikmat langit senja. 

Mulai dari fase bulan purnama yang dikenal sebagai Pink Moon, hujan meteor tahunan, hingga pertemuan planet-planet di langit, semuanya bisa diamati dengan relatif mudah—bahkan tanpa alat khusus.

Berikut adalah kalender astronomi praktis untuk bulan April seperti yang dikutip dari situs timeanddate.com, yang bisa kamu jadikan panduan:

Konjungsi Bulan & Mars - 5 April

Di awal bulan, bulan sabit akan tampak berdekatan dengan planet Mars. Fenomena ini disebut konjungsi, yaitu ketika dua objek langit terlihat saling mendekat dari perspektif Bumi.

Baca juga: 3 Fenomena Langit Menarik di Akhir Ramadhan 2026 yang Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop

Mars akan tampak sebagai titik kemerahan di dekat bulan, cukup mudah dikenali. Waktu terbaik untuk melihatnya adalah setelah matahari terbenam.

Konjungsi Bulan & Jupiter - 10 April 

Beberapa hari kemudian, bulan akan kembali “bertemu” dengan Jupiter, planet terbesar di tata surya. Jupiter biasanya tampak sangat terang, bahkan di langit kota.

Gunakan teropong kecil untuk melihat detail tambahan, selain itu, jangan lupa amati dari area terbuka untuk pandangan maksimal

Pink Moon - 13 April 

Fenomena Pink Moon merupakan fase bulan purnama yang terjadi di bulan April. Meski namanya “pink”, bulan tidak benar-benar berwarna merah muda. Nama ini berasal dari tradisi penduduk asli Amerika yang mengaitkannya dengan mekarnya bunga musim semi.

Di Indonesia, bulan purnama ini akan tampak terang sejak matahari terbenam hingga dini hari. Waktu terbaik untuk menikmatinya adalah saat bulan baru saja muncul di ufuk timur, karena ukurannya akan tampak lebih besar (ilusi bulan).

Baca juga: Mengenal Mercury Retrograde: Fenomena Langit yang Sering Disalahkan Saat Hidup Terasa Berantakan

Tips mengamati adalah cari lokasi dengan pandangan bebas ke arah timur. Gunakan kamera atau ponsel dengan mode malam untuk hasil terbaik

Puncak Hujan Meteor Lyrids - 21–22 April

Hujan meteor Lyrids adalah salah satu hujan meteor tertua yang pernah tercatat dalam sejarah. Pada puncaknya, kamu bisa melihat sekitar 10–20 meteor per jam di langit gelap.

Meteor ini tampak berasal dari rasi Lyra, namun bisa terlihat di seluruh penjuru langit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Timeanddate.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fenomena Langit Bulan April: Ada Pink Moon hingga Hujan Meteor Lyrids

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!