Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 11 MARET 2026 • 15:18 WIB

Kisah Catherine dari Braganza: Putri Portugal yang Membawa Tradisi Teh ke Inggris

Kisah Catherine dari Braganza: Putri Portugal yang Membawa Tradisi Teh ke InggrisPutri Portugal, Catherine. Mempopulerkan Minum Teh di Inggris (The Guardian)

INDOZONE.ID - Banyak yang mengira kebiasaan minum teh di Inggris sudah ada sejak lama dan menjadi bagian dari budaya asli negara tersebut.

Namun sebenarnya, tradisi ini mulai populer pada abad ke-17 berkat seorang putri Portugal bernama Catherine dari Braganza. Setelah menikah dengan Raja Charles II pada tahun 1662, ia membawa kebiasaan minum teh dari tanah kelahirannya ke lingkungan istana Inggris.

Baca juga: Kisah Tragis Anne Boleyn: Ratu Inggris yang Berakhir di Tiang Penggal

Pernikahan Politik dengan Mahar yang Berharga

Pernikahan Catherine dengan Charles II bukan sekadar hubungan romantis, melainkan bagian dari strategi politik antara dua negara.

Pada masa itu, Portugal membutuhkan dukungan militer Inggris untuk menghadapi ancaman dari Spanyol. Di sisi lain, Inggris memerlukan bantuan finansial untuk memperbaiki kondisi ekonominya.

Sebagai bagian dari perjanjian pernikahan, Portugal memberikan mahar yang sangat bernilai. Mahar tersebut mencakup wilayah Bombay di India dan Tangier di Afrika Utara, hak akses perdagangan ke Hindia Timur, serta sejumlah besar uang tunai.

Baca juga: Tak Menikah Seumur Hidup, Ini Fakta Unik Ratu Elizabeth I dari Inggris

Ratu Asing di Lingkungan Istana Inggris

Ketika tiba di Inggris, Catherine harus menyesuaikan diri dengan lingkungan istana yang sangat berbeda dari kehidupannya sebelumnya.

Ia dikenal sebagai seorang Katolik yang taat dan dibesarkan dalam lingkungan biara, sehingga memiliki kepribadian yang cenderung pendiam.

Penampilan dan gaya hidupnya yang sederhana juga sangat kontras dengan kehidupan istana Inggris yang terkenal glamor dan penuh pesta.

Selain itu, kehidupan pernikahannya tidak berjalan mudah. Raja Charles II dikenal memiliki banyak hubungan dengan perempuan lain, sementara Catherine beberapa kali mengalami keguguran dan tidak berhasil melahirkan pewaris takhta.

Baca juga: Kisah Ratu Suhita: Wanita Berbaju Ungu yang Mengguncang Tahta Majapahit

Kebiasaan Minum Teh yang Mengubah Tradisi

Di tengah berbagai tekanan di istana, Catherine tetap mempertahankan kebiasaan yang dibawanya dari Portugal, yaitu meminum chá atau teh.

Pada masa itu, teh di Inggris masih dianggap sebagai tanaman obat yang langka dan mahal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Catherine dari Braganza: Putri Portugal yang Membawa Tradisi Teh ke Inggris

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!