Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 15:04 WIB

Tragedi Kelam G30S 1965: Salah Satu Insiden yang Menimbulkan Trauma Perpecahan

Tragedi Kelam G30S 1965: Salah Satu Insiden yang Menimbulkan Trauma PerpecahanMonumen Pahlawan Revolusi (sman1jasinga.sch.id)

INDOZONE.ID - Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965 menjadi salah satu kelam yang penting terjadi di negeri ini. Tragedi ini meningkatkan luka dan trauma perpecahan yang masih terasa hingga saat ini.

Peristiwa ini terjadi pada masa kepemimpinan Demokrasi Terpimpin Presiden Soekarno. Banyak orang menilai, bahwa peristiwa ini merupakan pengkhianatan terbesar dalam sejarah bangsa Indonesia.

Peristiwa ini diduga dimotori oleh pemimpin terakhir PKI, yaitu D.N. Aidit dan Kepala Biro Khusus PKI Syam Kamaruzaman.

Baca juga: 5 Arti Mimpi tentang Sekolah Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa Sih?

Selain itu, keterlibatan Letkol Untung Syamsuri dalam peristiwa ini, juga diduga menjadi kunci adanya gerakan ini. Narasi keterlibatan pasukan Cakrabirawa mencuat ke publik karena keterlibatan Letkol Untung. 

Gerakan ini mengincar perwira tinggi Angkatan Darat, yaitu Jenderal TNI Ahmad Yani, Letnan Jenderal TNI R. Soeprapto, Letnan Jenderal TNI S. Parman, Mayor Jenderal TNI. M.T. Haryono, Mayor Jenderal D.I. Panjaitan, Mayor Jenderal TNI Sutoyo Siswomiharjo, dan Jenderal TNI A.H. Nasution.

Mereka tewas dan hanya A.H. Nasution yang berhasil lolos. Sementara itu, ajudan A.H. Nasution, Kapten Pierre Tendean, ikut tewas.

Baca juga: 5 Arti Mimpi Naik Tangga Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa Ya?

Kronologi Peristiwa G30S

Peristiwa ini dimulai pada 30 September 1965 malam, hingga dini hari 1 Oktober 1965. 

Pada malam itu, pasukan Cakrabirawa menuju rumah para jenderal dengan dalih dipanggil presiden. Alih-alih dipanggil ke istana, beberapa dari mereka justru ditembak dan dibawa ke Lubang Buaya.

Pada keesokan paginya, Mayor Jenderal Soeharto mengambil alih komando, dan mengumumkan melalui Radio RRI bahwa Presiden Soekarno dan Jenderal A.H. Nasution selamat. 

Pada 4 Oktober, mayat para jenderal yang dibuang ke Lubang Buaya akhirnya ditemukan. Lalu, jenazah mereka dimakamkan pada esok hari, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca juga: 7 Arti Mimpi Manekin Menurut Primbon Jawa, Pertanda Buruk?

PKI dalam Lingkaran Kekuasaan

PKI merupakan partai komunis terbesar di dunia setelah Uni Soviet dan China. Selain itu, PKI juga mengontrol gerakan buruh dan tani yang ada di Indonesia, hingga memiliki 20 juta anggota lebih dan simpatisan di seluruh Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Research Gate, Jurnal Sejarah Islam, Bie.telkomuniversity.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tragedi Kelam G30S 1965: Salah Satu Insiden yang Menimbulkan Trauma Perpecahan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!