Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 08 SEPTEMBER 2025 • 19:45 WIB

Mengenal Sosok Sang Pemerkasa GNB dari India

Mengenal Sosok Sang Pemerkasa GNB dari IndiaJawaharlal Nehru Perdana Mentri Pertama India yang Menjabat Selama Enam Belas Tahun. (Sumber: Pinterest)

INDOZONE.ID - Jawaharlal Nehru lahir pada 14 November 1889 di Allahabad, India. Ia berasal dari keluarga Brahmana Kashmir yang terkenal dengan keahliannya dalam administrasi dan keilmuan. Jawaharlal Nehru merupakan anak dari salah satu pengacara kondang India, Motilal Nehru.

Pada tahun 1905, ia pindah ke Harrow dan Cambridge untuk menempuh pendidikan selama lima tahun, kemudian melanjutkan studi di London’s Inner Temple selama dua tahun. Secara keseluruhan, ia menempuh pendidikan di luar negeri selama tujuh tahun. Pada tahun 1912, setelah berhasil menyelesaikan masa studinya di London’s Inner Temple dengan jurusan Hukum, ia kembali ke India untuk menjadi pengacara bersama ayahnya.

Baca juga: Dari Konflik Menuju Kemerdekaan: Peran Partai Liga Muslim dalam Lahirnya Pakistan

Pada tahun 1916, empat tahun setelah kepulangannya dari London, ia mempersunting Kamala Kaul yang juga berasal dari keluarga Kashmir. Setahun setelah pernikahan, pasangan ini dikaruniai seorang putri bernama Indira Priyadarshini.

Perjalanan Karier dalam Dunia Politik serta Keterlibatannya dalam GNB

Mengenal Sosok Sang Pemerkasa GNB dari IndiaJawaharlal Nehru (kanan) bersama Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser dan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito pada Konferensi Negara-negara Non-Blok di Beograd pada tahun 1961. (Sumber: Wikimedia Commons)

Jawaharlal Nehru merupakan perdana menteri pertama India setelah negara itu merdeka dari Inggris pada tahun 1947, dua tahun setelah Indonesia merdeka. Nehru dikenal sebagai perdana menteri yang netral karena tidak berpihak kepada negara mana pun dalam urusan politik luar negeri. Ia menerapkan politik bebas-aktif dan menjabat sebagai perdana menteri selama 16 tahun, sejak 1947 hingga 1964.

Pada tahun 1955, saat Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung, ia menjadi salah satu pelopor Gerakan Non-Blok (GNB) bersama Soekarno dari Indonesia, Kwame Nkrumah dari Ghana, Gamal Abdel Nasser dari Mesir, dan Josip Broz Tito dari Yugoslavia. Konferensi tersebut membicarakan isu-isu politik internasional.

Pada 20 Oktober 1962 terjadi perang antara Tiongkok dan India. Tiongkok mengancam akan menyerbu Lembah Sungai Brahmaputra akibat sengketa perbatasan di Arunachal Pradesh, yang mengakibatkan India mengalami kekalahan. Perang tersebut berakhir pada 21 November 1962.

Baca juga: Ketegangan Tak Berujung: Menelusuri Akar dan Ancaman Konflik India-Pakistan

Akhir Hayat Jawaharlal Nehru

Menurut berita yang beredar, Jawaharlal Nehru meninggal karena serangan jantung pada 27 Mei 1964 di New Delhi, pada usia 75 tahun. Ia dimakamkan di Raj Ghat and Associated Memorials.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Britannica, Pmindia.gov.in

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Sosok Sang Pemerkasa GNB dari India

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!