Partai Nasional Indonesia (sumber: Instagram/@partai.politik)
INDOZONE.ID - Bicara soal sejarah perjuangan Indonesia, nggak lengkap tanpa menyebut Partai Nasional Indonesia (PNI). Partai ini jadi salah satu pelopor pergerakan kemerdekaan yang lahir dari semangat nasionalisme sejati, bukan kompromi. Didirikan oleh Soekarno dan rekan-rekannya pada 4 Juli 1927 di Bandung, PNI membawa visi besar: Indonesia harus merdeka atas kekuatannya sendiri, bukan karena belas kasihan pihak asing.
Saat PNI berdiri, Indonesia masih terjajah Belanda. Tapi PNI tampil beda dari kelompok politik lainnya. Mereka menolak berkompromi dengan penjajah. PNI mengusung prinsip non-kooperasi, yang artinya nggak mau bekerja sama dengan pemerintah kolonial dalam bentuk apapun. Lewat semboyan “Berjuang dengan Kekuatan Sendiri,” PNI mengajak rakyat buat sadar bahwa kemerdekaan harus diperjuangkan secara mandiri.
Baca juga: Sejarah Sumpah Pemuda dan Maknanya bagi Bangsa Indonesia, Simak Selengkapnya!
Nggak cuma jadi partai politik, PNI juga semacam movement yang nyebarin ide nasionalisme ke seluruh pelosok. Mereka bikin kegiatan pendidikan politik, ngasih pemahaman ke rakyat soal pentingnya punya negara sendiri, dan dorong generasi muda buat berani bersuara. Dari sinilah kesadaran nasional mulai tumbuh dan itu bikin Belanda gerah.
Tahun 1929, Soekarno dan beberapa tokoh PNI ditangkap oleh Belanda karena dituduh subversif. Tapi bukannya bikin rakyat takut, penangkapan itu justru memicu semangat baru. Nama Soekarno makin dikenal, dan PNI makin dihormati sebagai partai yang benar-benar berani melawan penjajahan.
Baca juga: Kisah di Balik Pembubaran PNI dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia
PNI nggak cuma jadi partai politik pertama yang secara gamblang menentang penjajahan, tapi juga jadi inspirasi buat berdirinya berbagai organisasi pergerakan lain. Dari semangat yang dibangun PNI, tumbuhlah rasa percaya diri nasional: bahwa bangsa ini bisa berdiri di atas kaki sendiri.
Jauh sebelum proklamasi 1945 dibacakan, PNI udah jadi trigger penting buat membentuk identitas dan arah perjuangan bangsa. Visi tentang kedaulatan rakyat dan kebebasan jadi warisan politik yang terus hidup sampai sekarang. Maka, nggak berlebihan kalau PNI disebut sebagai fondasi utama dalam perjalanan panjang Indonesia menuju kemerdekaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unja.ac.id