Kamis, 08 MEI 2025 • 19:03 WIB

Darat ke Laut: Kekerabatan Tak Terduga antara Manatee dan Gajah

Author

INDOZONE.ID - Mungkin ini terdengar seperti cerita yang dibuat-buat, namun sebenarnya ada fakta mengejutkan yang menghubungkan hewan manatee dan gajah.

Meskipun manatee sering dikaitkan dengan mamalia laut lainnya seperti lumba-lumba atau paus, mereka sebenarnya memiliki nenek moyang yang sama dengan gajah. 

Gajah dan Manatee

Manatee, atau yang sering disebut sebagai "sapi laut," memiliki sejarah evolusi yang menarik yang membuktikan hubungan jauh antara mamalia laut dan hewan darat besar ini.

Secara ilmiah, baik manatee maupun gajah diklasifikasikan dalam kelompok yang disebut subungulata, yang berarti mereka berasal dari garis keturunan yang sama. Selain gajah dan manatee, hyrax dan aardvark juga termasuk dalam subungulata.

Manatee dan gajah memiliki bentuk jantung yang tidak biasa. Jantung mereka berbentuk bulat, berbeda dengan kebanyakan mamalia lain yang memiliki jantung berbentuk lebih runcing di pangkalnya.

Pada manatee, terutama jenis Hindia Barat dan Afrika Barat, ujung sirip mereka dilengkapi dengan tiga atau empat struktur mirip kuku jari. Hal ini serupa dengan kuku jari kaki gajah. 

Manatee dan gajah keduanya memiliki kulit yang tebal dan berwarna abu-abu. Selain itu, keduanya juga memiliki rambut yang sangat sedikit, yang lebih sering tampak sebagai rambut halus yang tersebar di kulit mereka.

Baca Juga: Kisah Tragis Tyke, Gajah Sirkus yang Tewas Akibat Ditembak Mati Polisi

Salah satu kesamaan yang menarik antara manatee dan gajah adalah geraham yang bergerak ke depan mulut mereka, yang kemudian patah, dan digantikan oleh geraham baru di bagian belakang. Namun, gajah memiliki jumlah geraham yang terbatas, sementara manatee tidak terdapat batasan.

Manatee juga memiliki dua gigi seri yang sangat mirip dengan gading gajah, yang menambah kesamaan fisik antara keduanya.

Manatee menggunakan bibir berototnya untuk mengambil dan memecah vegetasi di dalam air, yang sangat mirip dengan cara gajah menggunakan belalainya untuk mengambil makanan. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptasi kedua hewan untuk makan dengan cara yang sangat terampil.

Selain itu, baik manatee maupun gajah merupakan hewan herbivora. Manatee mengonsumsi hingga 100-150 pon rumput laut dan tanaman air tawar setiap hari. Di sisi lain, gajah mengonsumsi hingga 330-375 pon berbagai tanaman, semak, buah, kulit pohon, dan akar setiap hari.

Gajah

Tidak hanya itu, manatee dan gajah jantan sama-sama dikenal dengan sebutan "banteng," sementara itu manatee dan gajah betina dikenal sebagai "sapi," dan anak-anak mereka disebut "anak sapi." 

Sayangnya, baik manatee maupun gajah saat ini terancam punah. Populasi mereka mengalami penurunan drastis, sebagian besar akibat dari aktivitas manusia seperti perburuan, perusakan habitat, dan polusi. Hal ini menambah urgensi untuk menjaga kelestarian kedua spesies yang menakjubkan ini.

Baca Juga: Penemuan Fosil Gading Gajah Purba Berusia Ratusan Ribu Tahun di Desa Kapuan Blora

Dengan berbagai kesamaan tersebut, manatee dan gajah menunjukkan betapa evolusi telah membentuk mereka dengan cara yang sangat mirip, meskipun mereka hidup di habitat yang sangat berbeda. 

Mereka merupakan contoh sempurna dari bagaimana garis keturunan yang sama dapat menghasilkan spesies yang sangat berbeda, tetapi tetap memiliki banyak kesamaan. Melindungi keduanya sangat penting agar kita dapat terus menikmati keberadaan mereka dalam keanekaragaman hayati bumi kita.



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Beach Chair Scientist

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU