Selasa, 14 JULI 2026 • 11:05 WIB

7 Hewan yang Matanya Tampak Menyala dalam Gelap, Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya

Author

Mata kucing yang tampak menyala. (Pixabay/Biram-Cute) 

INDOZONE.ID - Pernah memperhatikan mata kucing yang tampak berkilau saat terkena sorotan lampu di malam hari? Sekilas memang terlihat seperti memancarkan cahaya. 

Padahal, mata kucing sebenarnya tidak menghasilkan cahaya sama sekali. Kilauan itu hanyalah pantulan cahaya yang membantu mereka melihat lebih baik ketika keadaan gelap.

Menariknya, kemampuan tersebut bukan hanya dimiliki kucing. Sejumlah hewan lain juga menunjukkan fenomena serupa, meski masing-masing memiliki cara dan fungsi yang berbeda. Berikut beberapa di antaranya.

1. Kucing

Kucing dikenal memiliki penglihatan malam yang jauh lebih baik daripada manusia. Dalam kondisi minim cahaya, kemampuan melihatnya diperkirakan enam hingga delapan kali lebih baik. Tak heran jika mereka lebih aktif berburu saat senja atau malam hari.

Baca juga: Tonggeret Periodik, Serangga yang Hidup 17 Tahun di Bawah Tanah dan Hanya 3 Minggu di Permukaan

Saat terkena cahaya, mata kucing biasanya memantulkan warna hijau kekuningan hingga kuning-oranye. Warna pantulan ini dapat sedikit berubah seiring bertambahnya usia.

2. Hiu

Gelapnya laut dalam bukan berarti membuat hiu kesulitan melihat. Justru dalam kondisi redup, mata hiu sekitar 10 kali lebih peka terhadap cahaya dibandingkan mata manusia.

Kemampuan ini membantu hiu menemukan mangsa di perairan yang hampir tidak tersentuh sinar matahari. Pada beberapa spesies, mata mereka bahkan dapat menyesuaikan diri ketika berada di perairan yang lebih terang.

3. Rusa Kutub

Rusa kutub memiliki keunikan yang jarang dimiliki mamalia lain. Warna pantulan matanya berubah mengikuti musim, dari keemasan saat musim panas menjadi biru tua ketika musim dingin tiba.

Baca juga: Bukan Terbuat dari Logam, Kumbang Ini Memantulkan 97 Persen Cahaya hingga Mirip Cermin

Perubahan tersebut membantu rusa kutub memanfaatkan cahaya yang sangat terbatas selama musim dingin di kawasan Kutub Utara. Hingga kini, mereka menjadi satu-satunya mamalia yang diketahui memiliki kemampuan tersebut.

4. Buaya

Pantulan mata buaya yang berwarna merah terang ternyata sangat membantu para peneliti. Pada malam hari, cahaya lampu sorot dapat membuat mata buaya terlihat jelas meski dari kejauhan.

Cara sederhana ini sudah lama digunakan untuk memantau populasi buaya di habitat alaminya tanpa harus mendekati hewan tersebut.

5. Rakun

Sebagai hewan yang aktif pada malam hari, rakun mengandalkan penglihatan yang peka terhadap cahaya redup. Saat disinari, mata mereka biasanya memantulkan warna kuning terang.

Baca juga: Viral Benda seperti Meteor Melintas di Langit Jawa, Ini Pendapat BMKG

Meski begitu, kemampuan membedakan warna rakun tidak sebaik manusia. Para ilmuwan bahkan masih belum dapat memastikan apakah rakun benar-benar buta warna.

6. Laba-Laba Serigala

Jika permukaan tanah disorot menggunakan senter pada malam hari, mata laba-laba serigala akan tampak seperti titik-titik kecil yang berkilau. Sebagian orang bahkan menyamakannya dengan taburan berlian.

Penglihatan malam yang tajam membuat laba-laba ini tidak perlu mengandalkan jaring untuk menangkap mangsa. Mereka lebih sering berburu dengan mengejar mangsanya secara langsung.

7. Katak

Beberapa spesies katak juga memiliki mata yang tampak berkilau saat malam hari. Kilauan tersebut memudahkan para peneliti menemukan katak yang bersembunyi di antara rerumputan atau semak.

Baca juga: Dari Seruas Tulang, Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Berleher Panjang yang Belum Dikenal

Teknik ini bahkan membantu mengungkap bahwa katak spadefoot timur ternyata lebih banyak ditemukan daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Apa yang Membuat Mata Hewan Tampak Bersinar?

Mata hewan sebenarnya tidak memancarkan cahaya. Kilauan yang terlihat berasal dari cahaya luar, seperti sinar bulan, lampu kendaraan, atau senter, yang dipantulkan kembali oleh lapisan khusus di belakang retina bernama tapetum lucidum.

Lapisan ini bekerja seperti cermin kecil. Cahaya yang belum sempat ditangkap retina dipantulkan kembali sehingga bisa dimanfaatkan sekali lagi. 

Dengan cara itu, hewan dapat melihat lebih jelas ketika cahaya sangat terbatas. Sebagian cahaya yang dipantulkan keluar itulah yang membuat mata mereka tampak berkilau saat disorot.

Baca juga: Bukan Sekadar Corak, Ini 4 Rahasia di Balik Warna Hitam Putih Sapi Friesian Holstein

Mengapa Mata Manusia Tidak Tampak Bersinar?

Manusia tidak memiliki tapetum lucidum. Mata kita berkembang untuk bekerja optimal pada siang hari, sehingga lebih mengutamakan ketajaman melihat detail dan mengenali warna daripada memaksimalkan cahaya yang sedikit.

Karena itu, mata manusia tidak akan tampak berkilau seperti mata kucing atau buaya. Adapun efek "mata merah" yang kadang muncul saat difoto memiliki penyebab yang berbeda, yaitu pantulan cahaya lampu kilat dari pembuluh darah di bagian belakang mata.

Singkatnya, mata hewan tidak benar-benar menyala. Kilauan yang terlihat hanyalah pantulan cahaya yang menjadi bagian dari adaptasi mereka untuk melihat lebih baik dalam gelap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Discovermagazine.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU