Rabu, 25 MARET 2026 • 08:09 WIB

Asteroid Ryugu Bawa 5 Bahan Pembentuk DNA, Mungkinkah Ada 'Bumi Lain' di Alam Semesta?

Author

Ilustrasi asteroid (REUTERS)

INDOZONE.ID - Para ilmuwan baru saja menemukan bukti paling jelas bahwa bahan-bahan pembentuk kehidupan tidaklah unik di Bumi

Sebuah studi yang dipublikasikan di Nature Astronomy mengonfirmasi bahwa kelima komponen penting pembentuk DNA dan RNA, yang dikenal sebagai nukleobasa, ditemukan di asteroid Ryugu. Semua ada di satu tempat.

Apa yang Ditemukan di Asteroid Ryugu?

Tim peneliti menganalisis material yang dikumpulkan dari permukaan dan bawah permukaan Ryugu, asteroid yang menjadi target misi Hayabusa2 Jepang. 

Hasilnya mencengangkan: mereka menemukan adenin, guanin, sitosin, timin, dan urasil—molekul-molekul yang membentuk kode genetik dasar semua kehidupan yang kita kenal.

Baca juga: Pembunuhan Snapchat: Kisah 2 Remaja Belasan Tahun Bunuh Wanita

Yang membuat penemuan ini istimewa adalah kelimanya ditemukan bersama dalam proporsi yang hampir seimbang. 

Sebelumnya, senyawa organik pernah ditemukan di luar angkasa, tapi biasanya dengan komposisi yang timpang. 

Ryugu menawarkan profil kimia yang jauh lebih seimbang, menunjukkan adanya proses pembentukan bersama yang mungkin terjadi di benda langit kaya air.

Apa Artinya Bagi Kehidupan di Luar Bumi?

Penemuan ini mengubah cara kita memandang asal-usul kehidupan. 

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Kuda dan Mamalia Besar Punya Wajah Panjang

Selama ini, ada dua pertanyaan besar: apakah asteroid seperti Ryugu mengirimkan bahan-bahan ini ke Bumi, sehingga memicu kehidupan? 

Atau, apakah ini sekadar konfirmasi bahwa kimia kehidupan sebenarnya sedang terjadi di mana-mana sepanjang waktu?

Apapun jawabannya, satu hal jelas: bahan pembangun kehidupan tidak terbatas di Bumi. 

Ini berarti kehidupan di planet kita mungkin bukan sekadar kebetulan kosmik yang langka, melainkan bagian dari pola kimia kompleks yang tersebar luas di seluruh alam semesta.

Dan jika bahan dasarnya ada di mana-mana, lalu proses kimianya bisa terjadi di mana saja, maka pertanyaan besarnya adalah: jika semua itu bisa menciptakan kita, mungkinkah ia juga menciptakan 'yang lain' di suatu tempat di luar sana?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Vice.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU