Senin, 23 MARET 2026 • 11:00 WIB

Apa Itu Post-Holiday Blues? Ini Cara Mengatasinya dan Beberapa Fakta Menariknya

Author

Ilustrasi lelah. (photo/Ilustrasi/Pexels/Andrea Piacquadio)

INDOZONE.ID - Apa itu post-holiday blues? Kondisi ini kerap muncul setelah masa liburan berakhir, baik itu liburan mudik, perjalanan ke luar negeri, maupun  liburan lainnya.

Kondisi ini sering muncul di hari-hari pertama kembali bekerja atau sekolah. Rasanya seperti “turun dari awan” setelah menikmati momen santai dan menyenangkan. Meski terdengar sepele, post-holiday blues bisa memengaruhi suasana hati hingga menurunkan produktivitas jika tidak disikapi dengan baik.

Lalu, sebenarnya apa itu post-holiday blues?

Baca juga: Mengenal Krionika, Proses Membekukan Tubuh Manusia untuk "Dibangkitkan Lagi"

Apa Itu Post-Holiday Blues?

Post-holiday blues (PHB) gejala psikologis berupa suasana hati yang dipenuhi kesedihan hingga kesepian setelah menjalani liburan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Tika Bisono, seorang dosen Psikolog Universitas Mercu Buana dan Universitas Esa Unggul.

"Post Holiday Blues adalah perasaan cemas atau sedih sementara yang muncul selama musim liburan. Tekanan karena harus berbelanja, menghadiri acara sosial, serta harapan akan liburan yang sempurna dapat menjadi sumber stres. Kamu mungkin juga merindukan orang tercinta atau mengalami kembalinya kenangan buruk dari masa lalu terkait musim liburan," ucapnya.

Baca juga: Kata-Kata yang Terdengar 'Setelah Mati': Penjelasan Ilmiah dari Dokter ICU

Sekilas, gejalanya memang mirip dengan depresi. Namun, kondisi ini umumnya hanya berlangsung singkat dan akan membaik seiring waktu, terutama ketika seseorang sudah kembali beradaptasi dengan rutinitasnya.

Tika juga mengungkapkan bahwa seseorang yang mengalami PHB untuk tidak segan mengeluarkan unek-uneknya kepada orang terdekat. Karena hal tersebut diyakininya dapat membuat PHB yang dialami seseorang akan jadi lebih cepat berlalu

Jadi, kalau kamu merasa “berat” saat kembali ke aktivitas normal, itu bukan hal aneh. Tubuh dan pikiran hanya sedang menyesuaikan diri.

Penyebab Post-Holiday Blues Setelah Liburan

Terdapat beberapa hal yang dapat memicu munculnya post-holiday blues, terutama setelah liburan panjang:

Baca juga: Batu Ash-Shakhrah: Titik Awal Nabi Muhammad SAW Naik ke Langit

1. Stres keuangan

Pengeluaran yang membengkak selama liburan sering kali menjadi sumber tekanan setelah kembali ke rutinitas.

Tagihan menanti, tabungan menipis, dan realitas finansial pun kembali terasa.

2. Kehilangan momen menyenangkan

Liburan identik dengan kebersamaan, kebebasan, dan suasana baru. Ketika semua itu berakhir dan digantikan rutinitas yang monoton, wajar jika muncul rasa kehilangan.

Baca juga: Apa Itu Angin Monsun Asia? Fenomena yang Picu Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem

3. Seasonal Affective Disorder (SAD)

Pada beberapa orang, perubahan musim, misalnya dari suasana liburan yang cerah ke hari-hari yang lebih pendek dan cuaca suram dapat memperburuk suasana hati.

4. Tempat Berlibur yang Melelahkan

Selain faktor suasana hati, ada beberapa hal lain yang bisa memicu seseorang mengalami post-holiday blues. Menurut Tika Bisono, salah satu penyebab yang cukup sering terjadi adalah rasa lelah berlebihan setelah perjalanan liburan.

Perjalanan pulang dari tempat wisata, baik menggunakan mobil maupun pesawat, dapat sangat menguras tenaga. Mulai dari persiapan sebelum berangkat, jadwal yang padat, hingga proses kembali ke rumah yang panjang dan melelahkan, semuanya dapat memicu stres.

Tika menjelaskan bahwa meskipun liburan terasa menyenangkan, rasa capek yang menumpuk selama perjalanan tetap bisa berdampak pada kondisi mental.

Akibatnya, ketika kembali ke rutinitas, tubuh dan pikiran belum sepenuhnya pulih, sehingga memicu munculnya post-holiday blues.

Baca juga: Bukan Sekadar 'Kosongin Pikiran': Studi ke Biksu Ungkap Meditasi Justru Bikin Otak Aktif Banget

Tanda-Tanda Mengalami Post-Holiday Blues

Beberapa gejala yang umum dirasakan, seperti mudah lelah, sulit konsentrasi, gangguan tidur, hingga merasa tidak siap kembali menghadapi kewajiban.

Agar lebih rinci. Berikut tanda-tanda Post-Holiday Blues:

  • Merasa sedih, murung, atau hampa tanpa alasan jelas.
  • Kehilangan motivasi untuk kembali bekerja atau sekolah.
  • Sulit fokus meski tugas tergolong ringan.
  • Tubuh terasa lesu dan mudah lelah.
  • Pola tidur berubah, bisa sulit tidur atau justru terlalu sering mengantuk.
  • Mudah tersinggung atau lebih sensitif dari biasanya.
  • Muncul rasa cemas atau gelisah tanpa sebab yang pasti.
  • Cenderung menarik diri dan enggan bersosialisasi.

Jika kamu mengalami beberapa tanda di atas, tidak perlu panik. Kondisi ini biasanya bersifat sementara.

Baca juga: Kayak Inception Beneran: Ilmuwan 'Hack' Mimpi Biar Orang Bisa Pecahkan Teka-teki

Cara Mengatasi Post-Holiday Blues dengan Cepat

Terdapat beberapa langkah sederhana untuk mengatasi Post-Holiday Blues, berikut cara mengatasinya:

1. Jaga pola hidup seimbang

Makan makanan bergizi, tetap aktif bergerak, dan cukup tidur adalah fondasi utama kesehatan mental. Jangan remehkan tiga hal ini.

2. Bersikap lebih lembut pada diri sendiri

Tidak ada yang salah dengan merasa sedih setelah liburan. Beri dirimu ruang untuk merasakan emosi tersebut tanpa menghakimi diri sendiri. Ucapkan afirmasi positif dan hargai proses adaptasimu.

3. Cari hiburan yang menyenangkan

Menonton film komedi, video lucu, atau serial favorit bisa membantu melepaskan stres. Tertawa adalah cara sederhana untuk memperbaiki suasana hati.

Baca juga: Kenapa Cuma Manusia yang Punya Dagu? Ilmuwan Bilang Itu Kecelakaan Evolusi

4. Ceritakan perasaanmu

Berbagi cerita dengan keluarga atau teman dekat dapat membuat beban terasa lebih ringan. Dukungan sosial sangat membantu dalam masa transisi seperti ini.

5. Buat rencana baru yang menyenangkan

Liburan memang sudah selesai, tapi bukan berarti kesenangan juga ikut berakhir.

Merencanakan hangout kecil, mencoba tempat kuliner baru, atau bahkan menyusun rencana liburan berikutnya dapat membantu mengatasi Post-Holiday Blues.

6. Jangan ragu mencari bantuan profesional

Jika perasaan sedih dan cemas terasa sangat mengganggu atau berlangsung lama, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan psikolog.

Tips Agar Tetap Produktif Setelah Libur Panjang

Agar post-holiday blues tidak terlalu terasa berat, terdapat beberapa langkah untuk tetap produktif setelah libur panjang:

  • Jangan membuat jadwal liburan terlalu padat agar tubuh tidak kelelahan.
  • Hindari begadang berlebihan saat liburan.
  • Konsumsi makanan bergizi dan batasi kafein.
  • Lakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau yoga.
  • Tetap terhubung dengan orang-orang terdekat.
  • Susun rencana menarik sebagai motivasi setelah liburan.

Perasaan sedih setelah liburan sebenarnya merupakan hal yang normal. Itu adalah bentuk penyesuaian diri terhadap perubahan situasi hidup.

Baca juga: Mengenal Baterai Baghdad, Artefak Purba yang Diduga Penghasil Listrik

Wajar jika ingin momen bahagia itu berlangsung lebih lama. Namun, penting juga untuk mengingat bahwa kehidupan tetap berjalan, dan banyak hal baik masih menanti di depan.

Liburan mungkin telah usai, tetapi semangat baru selalu dapat diciptakan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Indozone

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU