Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 13:05 WIB

Rahasia Belalai Gajah Terkuak: Ribuan Kumis dengan "Teknologi" Super Canggih di Ujung Hidung

Author

Ilustrasi Gajah (Freepik/ byedyak)

INDOZONE.ID - Lo pasti pernah liat gajah ngambil kacang atau pisang pake belalainya dengan gerakan yang super halus dan presisi. 

Kayak nggak mungkin aja, literally hewan sebesar itu bisa punya skill motorik yang lebih detail dari tangan manusia. 

Nah, ilmuwan baru saja membongkar rahasia di balik kehebatan itu: ribuan kumis super spesial yang nyametin ujung belalai mereka. 

Hasil penelitian ini bahkan dipublikasi di jurnal Science, lho.

Baca juga: Dulu Lautan Penuh Hiu, Arkansas Kini Jadi 'Surga' Fosil Kerangka Hiu

Bukan Sekadar Kumis Biasa, Ada 'Teknologi' di Dalamnya

Belalai gajah, yang merupakan gabungan dari hidung dan bibir atas yang memanjang, punya sekitar 1.000 kumis di permukaannya. 

Tapi ini bukan kumis biasa kayak kucing atau tikus. 

Peneliti yang dipimpin Andrew Schulz dari Max Planck Institute for Intelligent Systems di Jerman nemuin beberapa fakta kocak.

Bentuknya pipih kayak helai rumput, bukan bundar. Ini bikin kumisnya gampang nempeluk objek dan ngasih feedback sentuhan yang lebih akurat. 

Ujungnya super lentur, pangkalnya keras. Pangkalnya sekaku plastik kaku, tapi ujungnya 40 kali lebih lunak—kayak karet empuk. 

Baca juga: Kenapa Cuma Manusia yang Punya Dagu? Ilmuwan Bilang Itu Kecelakaan Evolusi

Variasi kekakuan ini disebut functional gradient yang bikin gajah bisa ngerasain where tepatnya suatu benda menyentuh kumisnya. 

Di dalamnya ada ruang hampa (tubules) kayak di tanduk domba. Ini bikin kumisnya kuat, tahan banting, dan tetap ringan. 

Soalnya, kumis gajah nggak bakal tumbuh lagi kalau rusak atau putus. Jadi harus awet banget.

Cara Kerjanya: Dari Sentuhan ke Sensasi di Otak

Gini flow-nya: pas belalai nyentuh sesuatu (misalnya dahan pohon), kumisnya melengkung dan bergetar. 

Baca juga: Gerak Semu Tahunan Matahari: Fenomena Langit yang Diam-Diam Atur Musim di Bumi

Getaran ini diteruskan ke sel sensor khusus di pangkal kumis yang disebut mechanoreceptors. 

Otak gajah lalu nerjemahin sinyal itu jadi informasi detail: bentuk, tekstur, bahkan posisi benda. 

Kombinasi antara struktur kumis yang canggih dan kepadatan ujung saraf di belalai (terutama di ujungnya yang sensitif banget) bikin gajah bisa melakukan hal-hal rumit kayak megang tortilla chip tanpa remuk atau ngupas pisang dengan mulus.

Belajar dari Alam Buat Robot Masa Depan

Peneliti yakin, design kumis gajah ini bisa jadi inspirasi buat teknologi. 

Katherine Kuchenbecker, peneliti senior di studi ini, bilang: "Robot masa depan mungkin bisa menggunakan kumis seperti gajah untuk lebih berhasil menavigasi dunia fisik dan memanipulasi benda-benda rapuh." 

Baca juga: Ternyata Ini Perbedaan Imlek di Indonesia dan di China: Benarkah Dipengaruhi Musim dan Letak Geografis?

Jadi, bukan cuma gajah yang bisa ambil kacang tanpa pecah, tapi nantinya robot juga. 

Vibes-nya kayak lagi ngintip blueprint evolusi buat bikin teknologi sentuh yang lebih canggih.

Selain belalainya yang ajaib, gajah emang penuh kejutan: punya sistem sosial kompleks, komunikasi yang rumit, dan ingatan yang tajam. 

Tapi riset ini ngingetin kita, kadang keajaiban juga ada di detail kecil—dalam hal ini, ribuan kumis kecil di ujung hidung mereka. Mind blown, kan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU