Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 15:35 WIB

Benarkah Wanita Lebih Tahan Pedas daripada Pria? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Author

Ilustrasi rasa pedas. (englishlikeanative)

INDOZONE.ID - Pernah nggak sih Kamu lihat temen cewek Kamu santai banget makan sambal super pedas, sementara cowoknya baru kena pedas biasa aja udah keringetan kayak habis lari? 

Nah, dari situ muncul pertanyaan klasik: bener nggak sih kalau perempuan itu lebih kuat makan pedas daripada laki-laki? 

Yuk, kita bahas bareng-bareng dari sisi ilmiah, tapi dengan cara yang ringan dan gampang dipahami!

Apa yang Membuat Makanan Terasa Pedas?

Pertama, kita perlu paham dulu kenapa cabai itu bisa terasa “pedas”. Sebenarnya pedas itu bukan rasa, tapi lebih ke sensasi panas atau perih yang muncul karena ada senyawa bernama capsaicin. 

Baca juga: Jamdani Muslin, Kain Tenun Warisan Budaya Bengal Kuno yang Sempat Hilang di Era Industri

Nah, capsaicin ini bakal mengaktifkan reseptor TRPV1 di lidah dan mulut, terus reseptor itu ngasih sinyal ke otak seolah-olah makanan yang kita makan tuh panas banget. 

Padahal suhu makanannya biasa aja, otak kita cuma “kepancing” aja.

Terus, soal toleransi pedas, setiap orang itu beda-beda. Ada yang dari sananya punya respon tubuh yang lebih lemah terhadap capsaicin, jadi gampang tahan pedas. 

Sementara yang lain punya reseptor yang lebih sensitif, bisa karena faktor genetik juga, jadi sedikit pedas aja udah kepanasan. 

Jadi toleransi pedas itu memang unik dan nggak bisa disamakan untuk semua orang!

Baca juga: Era Risiko Baru: Prasasti Ungkap Pentingnya Mitigasi Berbasis Sains dan Tata Kelola Ruang

Apa Kata Penelitian Soal Perbedaan Gender?

Nah, kalau ditanya, “apakah cewek memang lebih tahan pedas daripada cowok?”, ternyata sampai sekarang belum ada bukti ilmiah kuat yang bilang satu gender lebih tahan pedas secara biologis dibanding yang lain. 

Malah, beberapa penelitian internasional justru menunjukkan sebaliknya. 

Salah satu kajian yang melihat preferensi makanan pedas dari berbagai studi internasional menemukan bahwa laki-laki cenderung punya selera pedas lebih tinggi daripada perempuan. 

Artinya, dalam pengaturan penelitian, cowok biasanya lebih sering pilih makanan dengan tingkat kepedasan ekstrim dibanding cewek.

Bukan berarti cewek nggak suka pedas ya, tapi dari data penelitian, rata-rata cowok lebih sering memilih level pedas yang tinggi. 

Jadi stereotype “cewek lebih tahan pedas” itu belum tentu benar kalau dilihat dari sisi ilmiah.

Baca juga: Seperti Apa Isi Otak Ted Bundy? Jadi Barang Langka yang Diincar Para Peneliti

Lalu Kenapa Banyak Wanita yang ‘Tahan Pedas’?

Kalau banyak yang bilang “wanita bisa makan lebih pedas”, ada beberapa kemungkinan penjelasannya:

1. Faktor Psikologis dan Sosial

Sebenarnya, selera sama toleransi pedas itu nggak cuma soal reseptor di lidah aja lho. 

Ada juga faktor psikologis dan kebiasaan makan yang bikin seseorang lebih sering makan pedas atau lebih menikmati rasa pedasnya. 

Jadi, kalau cewek Kamu doyan banget sama makanan pedas, kemungkinan besar itu lebih karena kebiasaan dan pengalaman makannya, bukan karena “biologi wanita lebih tahan pedas”.

2. Kebiasaan dan Desensitisasi

Semakin sering Kamu makan pedas, tubuh Kamu bisa belajar buat tahan rasa pedas itu. 

Baca juga: Siklon Tropis Senyar Tunjukkan Pentingnya Informasi yang Cepat dan Selaras

Fenomena ini disebut desensitisasi capsaicin artinya kalau Kamu rutin makan cabai, reseptor panas di lidah bakal jadi kurang sensitif. 

Makanya Kamu bisa ngerasa “tahan pedas”, padahal sebenarnya tubuhmu cuma sudah terbiasa sama sensasi panasnya. 

3. Genetika

Beberapa orang punya varian genetik yang bikin mereka lebih sensitif atau justru kurang sensitif terhadap capsaicin. 

Artinya, toleransi pedas tiap orang memang bisa berbeda-beda karena faktor biologis, tapi ini gak ada hubungannya langsung sama gender. 

Baca juga: 5 Zodiak yang Paling Suka Kebebasan, Sagitarius Nomor Satu!

Jadi, perbedaan pedas antara orang satu sama lain lebih ke faktor genetik pribadi, bukan cewek atau cowok secara umum.

Faktor Kenikmatan: Dopamin dan Sensasi “Rush”

Fakta seru: saat kita makan pedas, otak kita sering melepaskan hormon bahagia kayak endorfin dan dopamin. 

Makanya banyak orang justru ketagihan sama sensasi pedas ekstrem, walaupun rasanya “sakit” di mulut. 

Mirip sensasi nonton film horor atau naik roller coaster, ada rasa menantang tapi tetap aman yang bikin kita senang. 

Jadi, toleransi pedas itu nggak cuma soal rasa sakit di lidah, tapi juga soal cara otak kita nikmati sensasi pedas itu sendiri.

Baca juga: 5 Zodiak Cowok yang Sering Bimbang dan Sulit Menentukan Keputusan

Jadi Benarkah Wanita Lebih Tahan Pedas Daripada Pria?

Ternyata tidak ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan cewek lebih tahan pedas secara biologis dibanding cowok. 

Mereka cuma mungkin punya preferensi dan pengalaman makan pedas yang berbeda dan itu lebih dipengaruhi oleh kebiasaan, psikologi, dan budaya, bukan gender. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU