Ilustrasi angin yang memicu kebakaran di Los Angeles. (REUTERS)
INDOZONE.ID - Salah satu penyebab kebakaran besar di wilayah Los Angeles, Amerika Serikat selain vegetasi yang kering adalah faktor fenomena alam. Salah satunya dari siklus angin yang menyebarkan api sehingga membakar beberapa pemukiman elit dan bisnis.
Mengutip The New York Times, angin ini disebut angin Santa Ana.
Angin Santa Ana yang sangat kuat, sekuat angin topan, telah mendorong api melintasi daerah perkotaan padat dan memicu kebakaran yang menyebar dengan cepat.
Angin ini bergerak dengan kekuatan luar biasa, menciptakan pusaran api yang menghancurkan segala sesuatu yang dilaluinya. Badai angin terburuk dalam satu dekade ini menyebabkan kebakaran dengan tingkat kerusakan yang luar biasa.
Siklus angin Santa Ana ini berlanjut dengan beberapa peristiwa angin yang diperkirakan akan terus meningkatkan aktivitas kebakaran. Angin yang kuat dan kering ini menghambat upaya pemadaman kebakaran dan membuat situasi semakin berbahaya.
Para ahli memperkirakan angin ini akan berlangsung hingga minggu depan dan bahkan lebih lama, memperburuk situasi kebakaran di Los Angeles.
Meskipun beberapa peristiwa angin lebih lemah, kecepatan angin yang masih mencapai 80 hingga 90 mil per jam tetap meningkatkan penyebaran api. Bahaya kebakaran tetap tinggi meskipun ada jeda singkat dalam intensitas angin yang terjadi di akhir pekan.
Peringatan dari Layanan Cuaca Nasional tentang situasi berbahaya juga semakin sering dikeluarkan, mengingat kondisi ekstrem yang sedang terjadi.
Peningkatan intensitas angin diperkirakan akan terjadi pada putaran keempat yang dimulai pada hari Senin dan berlanjut hingga Rabu.
Baca Juga: Erwadi Fire Incident, Peristiwa Kebakaran di India yang Merenggut Nyawa 28 Pasien Gangguan Jiwa
Angin ini berpotensi lebih kuat daripada sebelumnya, dan diperkirakan akan mengikuti jalur yang lebih klasik, seperti yang terjadi pada peristiwa Santa Ana biasa. Meskipun demikian, peramal cuaca masih merasa khawatir dengan ketidakpastian intensitas dan durasi peristiwa ini.
Keunikan badai angin kali ini terletak pada arah angin yang lebih utara, menyebabkan angin bertabrakan dengan pegunungan secara tegak lurus dan memperburuk pola penyebaran api.
Angin yang melintasi pegunungan ini juga menciptakan pola putaran angin yang dikenal sebagai eddy, yang menyebabkan kebakaran menyebar secara tidak teratur dan memperburuk dampaknya, seperti yang terlihat pada kebakaran Eaton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The New York Times