INDOZONE.ID - Para ilmuwan sepakat bahwa ayam merupakan spesies dinosaurus yang berhasil bertahan dari kepunahan massal.
Sejak itu, mereka terus berevolusi. Meskipun ada banyak teori tentang bagaimana burung berevolusi, mereka bisa bertahan, dan seberapa mirip mereka dengan dinosaurus lainnya, burung tetaplah dinosaurus yang masih hidup.
Banyak yang berpikir bahwa dinosaurus sangat mirip dengan reptil. Namun sejak tahun 1960-an, ditemukan beberapa bukti penelitian yang mendukung bahwa burung lebih dekat hubungannya dengan dinosaurus daripada reptil.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa dari 21 spesies yang hidup saat ini, ayam dan burung unta memiliki kolagen yang paling mirip dengan Tyrannosaurus rex.
Baca Juga: Mengenal Bayi Rusa Pudu, Hewan Unik Menggemaskan dan Rusa Terkecil di Dunia
Meskipun penelitian ini sempat dipertanyakan, hasil serupa juga ditemukan oleh ilmuwan lain, termasuk eksperimen terbaru yang menunjukkan bahwa manipulasi gen dapat menciptakan ayam dengan moncong mirip dinosaurus, setidaknya dalam tahap telur.
Selain itu, cara berlari ayam dengan dinosaurus juga terlihat sangat mirip. Burung berevolusi dari spesies nenek moyang dinosaurusnya yang disebut Theropoda, mencakup nenek moyang burung modern, bersama dengan dinosaurus terkenal seperti T. rex dan Velociraptor.
Fosil Archaeopteryx adalah contoh Theropoda dan salah satu fosil dinosaurus yang paling mirip dengan burung yang pernah ditemukan.
Burung bertahan dari kepunahan massal dinosaurus. Sejak itu, mereka telah berevolusi begitu banyak dan membentuk banyak spesies baru sehingga mereka sekarang dikelompokkan menjadi satu kelas, yakni Aves (burung).
Baca Juga: Momen Langka di Mars: Gerhana Parsial dan Bulan Berbentuk Kentang
Burung merupakan satu-satunya jenis dinosaurus yang berhasil bertahan dari kepunahan massal yang disebabkan oleh asteroid 140 juta tahun lalu.
Penelitian menunjukkan bahwa ada satu dari empat spesies di Bumi yang berhasil bertahan dari tabrakan asteroid, hewan darat yang besar paling terkena dampaknya.
Spesies yang bertahan adalah yang berukuran kecil dan omnivora. Satu-satunya spesies berukuran kecil dan omnivora adalah burung, ditambah karena mereka bisa terbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dineachook.com