Teori evolusi Weismann (Gemini AI)
INDOZONE.ID - Pernah dengar teori evolusi Weismann? Ternyata ia pernah membantah teori dari Lamarck
Dalam sejarah ilmu biologi, teori evolusi tidak Dalam sejarah ilmu biologi, teori evolusi tidak hanya berkembang melalui pengamatan alam, tetapi juga lewat perdebatan panjang antar ilmuwan.
Salah satu tokoh yang berperan besar dalam perkembangan genetika modern adalah August Weismann.
Ia dikenal karena teorinya yang menolak gagasan pewarisan sifat hasil adaptasi lingkungan seperti yang dikemukakan oleh Jean-Baptiste Lamarck.
Weismann memperkenalkan konsep yang kemudian dikenal sebagai germ-plasm theory atau teori plasma nutfah. Menurutnya, sifat keturunan hanya diwariskan melalui sel reproduksi (sel kelamin), bukan dari perubahan fisik tubuh akibat lingkungan atau kebiasaan hidup.
Gagasan ini menjadi fondasi penting bagi ilmu genetika modern.
Baca juga: Mengenal Teori The Great Filter dan Alasan Kenapa Kita Belum Bisa Bertemu Alien?
Sebelum Weismann, Lamarck berpendapat bahwa makhluk hidup dapat mewariskan sifat yang diperoleh selama hidupnya kepada keturunannya.
Contoh paling terkenal adalah leher jerapah yang dianggap semakin panjang karena terus-menerus digunakan untuk meraih daun di pohon tinggi. Teori ini dikenal sebagai inheritance of acquired characteristics atau pewarisan sifat yang diperoleh.
Namun, Weismann merasa teori tersebut belum memiliki bukti ilmiah yang kuat. Ia kemudian mencoba mengujinya lewat eksperimen sederhana tetapi terkenal dalam dunia biologi.
Untuk membuktikan teorinya, Weismann melakukan percobaan terhadap tikus putih selama beberapa generasi. Dalam eksperimen tersebut, ia memotong ekor tikus jantan dan betina sebelum dikawinkan.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Suami Meninggal Menurut Primbon Jawa
Perlakuan itu dilakukan berulang hingga lima generasi dengan total ratusan tikus yang diamati.
Hasilnya ternyata mengejutkan bagi pendukung Lamarck. Semua anak tikus tetap lahir dengan ekor normal. Tidak ada satu pun keturunan yang lahir tanpa ekor atau memiliki ekor lebih pendek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Encyclopaedia Britannica, Embryo.asu.edu