Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 05 MEI 2026 • 10:50 WIB

Mengungkap Asal-usul Alam Semesta: dari Ledakan Dahsyat hingga Teori Kosmologi

Mengungkap Asal-usul Alam Semesta: dari Ledakan Dahsyat hingga Teori KosmologiIlustrasi alam semesta (Cardiff University)

INDOZONE.ID - Asal-usul alam semesta telah menjadi subjek perdebatan panjang di kalangan ilmuwan, banyak pertanyaan muncul mulai dari sumber keberadaan, waktu kemunculan, hingga proses penciptaannya. 

Para ahli saling beradu argumen melalui penyampaian berbagai teori serta gagasan orisinal mereka. 

Pada abad ke-20, muncul sebuah konsep yang sangat menonjol, yakni teori ledakan dahsyat. 

Gagasan ini memaparkan bahwa alam semesta memiliki dimensi yang tidak terbatas dan terbentuk sebagai hasil dari peristiwa ledakan besar yang sangat dahsyat.

Baca juga: Macam-macam Benda Langit: Ensiklopedia Alam Semesta dari Skala Kecil hingga Terbesar

Para ilmuwan yang memiliki latar belakang materialis tidak sependapat dengan gagasan mengenai adanya Pencipta, karena mereka percaya bahwa alam semesta tersusun atas zat yang stabil dan tidak berubah sepanjang waktu. 

Bagi kelompok ini, zat dianggap sebagai wujud keberadaan yang mutlak, sehingga mereka meniadakan keberadaan makhluk atau entitas lain yang tidak bersifat kebendaan.

Melalui sudut pandang yang menyatakan bahwa alam semesta bermula dari sebuah permulaan nyata, muncul sebuah keyakinan bahwa dunia ini ada berkat tangan Sang Pencipta. 

Pandangan ini menolak anggapan bahwa semesta hadir tanpa asal-usul, melainkan melalui tahapan penciptaan yang sistematis. Hal ini secara otomatis mengarahkan pada pengakuan akan adanya kekuatan Pencipta. 

Secara sederhana, manusia sering kali sulit mencerna gagasan "ada dari ketiadaan" karena hal tersebut berada di luar jangkauan pemahaman atau pengalaman yang dapat mereka proses secara akal sehat.

Hadirnya alam semesta dari ketiadaan merupakan salah satu bukti terbesar diciptakannya alam semesta. Dengan hal ini, akan membantu manusia mengerti dan memahami makna dari kehidupan.

Meluasnya Alam Semesta

Edwin Hubble, seorang astronom ternama asal Amerika Serikat, menorehkan catatan bersejarah dalam dunia astronomi melalui temuannya pada tahun 1929. 

Saat melakukan observasi menggunakan teleskop raksasa, Hubble mengamati fenomena di mana ujung spektrum cahaya dari bintang-bintang mengalami pergeseran ke arah warna merah. 

Berdasarkan perubahan warna tersebut, ia menyimpulkan dengan keyakinan penuh bahwa benda-bintang langit tersebut sedang bergerak menjauh dari Bumi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gramedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengungkap Asal-usul Alam Semesta: dari Ledakan Dahsyat hingga Teori Kosmologi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!