Ilustrasi Windsock. (Foto: Magnific @Mateus Andre)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu lagi nunggu di boarding room atau pas mau naik pesawat, terus mata kamu nggak sengaja ngeliat benda berbentuk kerucut kain yang berkibar ditiup angin di pinggir landasan.
Benda yang biasanya punya warna mencolok kayak orange atau garis-garis merah putih ini namanya windsock.
Buat orang awam, mungkin kelihatannya cuma kayak dekorasi atau gantungan kain biasa yang nggak ada fungsinya.
Tapi di dunia penerbangan, windsock itu alat yang super krusial dan jadi salah satu sahabat baik bagi para pilot sebelum mereka take off atau landing.
Meskipun bentuknya sederhana, informasi yang dikasih sama benda ini bisa menentukan keselamatan ratusan orang dalam satu pesawat.
Dilansir dari YouTube @AeroShorts, yuk kita bedah bareng-bareng sebenarnya apa sih fungsi dan rahasia cara baca benda unik yang satu ini!
Baca juga: Ajian Saipi Angin: Ketika Kecepatan Bukan Soal Lari, Tapi Menaklukkan Diri Sendiri
Secara fisik, windsock sebenarnya adalah sebuah tabung kain yang didesain berbentuk kerucut.
Bayangin aja kayak kaos kaki raksasa yang ujungnya dipotong. Salah satu ujungnya punya lubang yang lebar dan terpasang pada sebuah cincin logam yang bisa berputar 360 derajat dengan bebas.
Nah, ujung satunya lagi sengaja dibuat lebih sempit dan dibiarin melambai-lambai tanpa ikatan.
Desain ini dibuat bukan tanpa alasan, tapi supaya udara bisa masuk lewat lubang besar tadi dan mengisi seluruh bagian kainnya.
Pas angin bertiup kencang, kain ini bakal terangkat dan memanjang secara otomatis. Meski kelihatannya simpel banget dibanding alat sensor digital zaman sekarang, windsock tetep jadi standar keamanan wajib karena sifatnya yang mekanik dan nggak bakal error meskipun listrik bandara lagi bermasalah.
Fungsi utama dari benda ini adalah untuk membantu pilot melihat dua hal sekaligus secara cepat, yaitu arah angin dan perkiraan kecepatan angin.
Di dunia penerbangan, arah angin itu segalanya. Kenapa? Karena pesawat itu wajib lepas landas dan mendarat melawan arah datangnya angin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube