Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 APRIL 2026 • 15:30 WIB

Misi Bulan Artemis II: Astronot Tak Lagi Buang Air Besar di Kantong Plastik

Author

Misi Bulan Artemis II: Astronot Tak Lagi Buang Air Besar di Kantong PlastikEmpat astronot dalam pesawat luar angkasa Dragon milik SpaceX, dari kiri ke kanan, Alexander Grebenkin, Michael Barratt, Matthew Dominick, dan Jeanette Epps. (NASA)

INDOZONE.ID - Manusia akan kembali ke Bulan untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Namun, kali ini mereka tidak lagi menggunakan fasilitas kamar mandi seperti pada era Apollo. Dengan kata lain, astronot abad ke-21 tidak akan lagi buang air besar menggunakan kantong plastik.

Dalam vlog yang dipublikasikan Canadian Space Agency, para astronot akan dilengkapi fasilitas yang menyerupai kamar mandi di Bumi, termasuk toilet modern, sesuatu yang dulu tidak dimiliki oleh astronot Apollo.

Dulu: Kantong Plastik dan Karet di Depan Kru

Misi Artemis 2 tidak akan mendarat di permukaan Bulan, hanya terbang lintas selama 10 hari. Namun, ini tetap menjadi kembalinya manusia ke tempat yang dulu pernah dijadikan lapangan golf demi nama sains. Ini adalah perjalanan ilmiah dan eksplorasi, tetapi dengan kemajuan teknologi besar-besaran.

Di masa lalu, astronot Apollo harus buang air besar di kantong plastik dan menyimpannya dalam sarung karet seperti kondom di depan kru lain. Bisa dibayangkan betapa tidak nyamannya, terutama dengan tim yang kini beranggotakan pria dan wanita.

Baca juga: Astronot Hampir Tenggelam di Luar Angkasa, Bukan di Laut

Sekarang: Toilet Sungguhan dengan Pintu

Kini, semua itu digantikan dengan sistem yang jauh lebih manusiawi. Di dalam kapsul Orion, pesawat ruang angkasa seukuran dua minivan yang diisi empat orang terdapat "hygiene bay" yang ringkas.

Yang hilang: kantong plastik dan sarung karet.
Yang hadir: toilet kecil, berbagai opsi privasi, dan yang paling penting, pintu sungguhan.

Kamar mandi seukuran lemari sempit ini dilengkapi pegangan untuk menjaga astronot tetap di tempatnya. Toiletnya sendiri mirip mesin pengolah makanan berukuran besar. Sistem ini diadaptasi dari Universal Waste Management System di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Bagaimana Cara Kerjanya?

Misi Bulan Artemis II: Astronot Tak Lagi Buang Air Besar di Kantong PlastikIlustrasi urin astronot di Bulan. (Wired/Elena Lacey)

Di mikrogravitasi, urine sulit dikendalikan. Sistem ini menggunakan aliran udara, bukan gravitasi, untuk mengarahkan limbah. Setiap astronot memiliki corong urine sendiri.

Beberapa kali sehari, astronot harus membuang urine ke luar angkasa. Untuk kotoran padat, prosesnya berbeda: kotoran dimasukkan ke dalam kantong, lalu disimpan dalam lemari arsip kotoran sampai mereka kembali ke Bumi.

ISS memiliki sistem daur ulang limbah yang jauh lebih kompleks, tetapi misi Artemis II yang singkat tidak membutuhkan itu.

Baca juga: Astronot Bisa Sakit di Antariksa? Ini Fakta dan Penanganannya!

Rencana Cadangan: Kembali ke Zaman Apollo

Jika sistem gagal, astronot akan menggunakan perlengkapan darurat yang pada dasarnya mengembalikan mereka sekitar 50 tahun ke belakang, ke fasilitas toilet yang digunakan astronot Apollo tahun 1970-an.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Vice.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Misi Bulan Artemis II: Astronot Tak Lagi Buang Air Besar di Kantong Plastik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!