Ilustrasi catur. (Pixabay/Free-Photos)
INDOZONE.ID - Catur dikenal sebagai salah satu permainan strategi paling kompleks di dunia. Dengan papan berisi 64 kotak dan 16 bidak untuk masing-masing pemain, jumlah kemungkinan langkah dalam permainan ini sangat besar, bahkan sering disebut melampaui jumlah atom di alam semesta yang dapat diamati.
Di balik kompleksitas tersebut, catur memiliki perjalanan sejarah panjang yang menunjukkan bagaimana permainan ini menyebar lintas budaya sekaligus mengalami berbagai perubahan aturan.
Baca juga: Spesies Keong Baru Ditemukan di Sumsel, Namanya Chamalycaeus Dayangmerindu
Sistem aturan yang digunakan dalam permainan catur saat ini mulai terbentuk sekitar abad ke-16. Dalam permainan ini, setiap bidak memiliki cara bergerak yang berbeda dan perannya masing-masing dalam strategi permainan.
Gajah (Bishop) bergerak secara diagonal di papan catur. Karena posisinya sejak awal permainan, satu gajah selalu berada di kotak berwarna terang dan yang lainnya di kotak gelap. Kedua bidak ini sering dianggap lebih efektif ketika digunakan bersama dalam menyerang atau mengontrol papan.
Menteri (Queen) merupakan bidak paling kuat dalam permainan. Kemampuannya menggabungkan pergerakan benteng dan gajah, sehingga dapat bergerak ke segala arah, baik lurus maupun diagonal, dengan jarak yang tidak terbatas.
Sementara itu, Raja (King) menjadi bidak paling penting yang harus dilindungi. Meski perannya vital, raja hanya dapat bergerak satu kotak ke segala arah dan tidak boleh berpindah ke posisi yang sedang terancam oleh bidak lawan.
Baca juga: Garry Kasparov, Master Catur yang Menjadi Juara di Usia 22 Tahun
Pada masa lalu, catur tidak hanya dianggap sebagai permainan hiburan. Di wilayah Persia hingga Eropa, permainan ini sering dimainkan oleh kalangan bangsawan.
Bagi para ksatria pada abad pertengahan, menguasai catur bahkan dianggap sebagai bagian dari keterampilan penting. Permainan ini dipandang mampu melatih kemampuan berpikir abstrak sekaligus mensimulasikan taktik peperangan.
Seiring waktu, makna catur berkembang menjadi lebih luas, tidak hanya terkait strategi militer, tetapi juga sebagai latihan kecerdasan dan pemikiran filosofis.
Pada awal perkembangannya, permainan catur dianggap berjalan cukup lambat. Untuk membuat permainan lebih menarik dan cepat, sejumlah aturan baru kemudian diperkenalkan.
Baca juga: Jejak Karma di Papan Permainan: Sejarah Ular Tangga dari India Kuno
Salah satu perubahan penting adalah langkah ganda pion. Pada langkah pertamanya, pion diperbolehkan maju dua kotak sekaligus, sehingga pembukaan permainan menjadi lebih cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian