Ilustrasi kucing (Sumber : Freepik)
INDOZONE.ID - Pernahkah kamu memperhatikan kucingmu tiba-tiba membanting ekornya saat sedang asyik terlelap?
Meski tampak biasa, gerakan ini sebenarnya menyimpan rahasia tentang apa yang sedang dirasakan si anabul.
Secara ilmiah, membanting ekor adalah salah satu cara kucing berkomunikasi tanpa suara, bahkan di saat mereka sedang tidur.
Penasaran dengan alasannya kenapa kucing bisa melakukan hal tersebut?
Simak penjelasan mendalam di balik alasan kucing melakukan gerakan unik di bawah ini!
Baca juga: Urban Legend Jepang Okesa Neko: Kisah Kucing Jelmaan Geisha dari Jepang
Ekor kucing merupakan struktur anatomi yang kompleks, terdiri dari 19 hingga 23 ruas tulang yang terjalin dengan jaringan saraf yang sensitif.
Di balik bulu halusnya, ekor berfungsi sebagai penyeimbang utama saat kucing bermanuver di area sempit atau melakukan lompatan presisi.
Lebih dari itu, saraf di area ini terhubung langsung dengan otot pengendali fungsi kemih dan ekskresi.
Mengingat peran vitalnya, menarik ekor kucing sangat dilarang karena risiko kerusakan saraf permanen yang dapat melumpuhkan fungsi tubuhnya.
Adanya ekor juga membantu kucing untuk mengatur suhu tubuh dengan cara melingkar agar tubuhnya tetap hangat.
Tak hanya itu, ekor kucing juga berfungsi untuk melindungi anus saat mereka bergerak, serta menjadi sumber informasi sensorik yang penting berkat saraf-saraf di ujungnya.
ilustrasi Mimpi Kucing Mati (Freepik/ wirestock)
Bahasa tubuh kucing adalah bentuk komunikasi visual yang melibatkan telinga, mata, hingga cakar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sheba UK