Ilustrasi Urban Legend Jepang Okesa Neko (AI/Gemini)
INDOZONE.ID - Okesa neko merupakan urban legend dari Jepang yang mengisahkan seekor kucing dengan kemampuan supranatural untuk berubah menjadi manusia.
Berasal dari Pulau Sado di Prefektur Niigata, cerita ini tidak hanya menyinggung dunia mistis, tetapi juga menyimpan kisah pengorbanan, balas budi, dan sisi gelap yang tersembunyi di balik keindahan.
Dalam kepercayaan rakyat Jepang, Okesa neko dikenal sebagai kucing yang menjelma menjadi seorang gadis cantik. Ia rela menjalani kehidupan sebagai geisha demi membalas kebaikan orang yang pernah merawat dan menyayanginya tanpa pamrih.
Baca juga: Kisah Kasane, Urban Legend Jepang yang Berawal dari Kolam Terlarang
Nama Okesa neko erat kaitannya dengan okesa bushi, sebuah aliran musik rakyat yang populer di kalangan pelaut dan masyarakat Pulau Sado. Lagu-lagu ini awalnya hanya dikenal di wilayah pesisir dan desa setempat.
Namun, ketika Okesa mulai menyanyikannya di Edo, alunan musik tersebut langsung menarik perhatian banyak orang.
Popularitasnya meroket, hingga akhirnya gaya musik tersebut dikenal luas dengan nama Okesa, diambil dari sosok misterius yang membawakannya.
Baca juga: Aka Manto, Urban Legend Jepang yang Dikenal dengan Hantu Toilet
Legenda Okesa neko bermula dari kehidupan seorang wanita tua yang tinggal sendirian di tepi pantai Pulau Sado. Sejak muda, ia gemar memelihara kucing dan merawat puluhan ekor dengan penuh kasih. Sayangnya, usia dan kemiskinan perlahan menggerogoti hidupnya.
Ketika uangnya menipis, kucing-kucing peliharaannya pergi satu per satu. Hingga akhirnya, hanya tersisa seekor kucing belang tua yang paling ia cintai. Meski dirinya sendiri sering kelaparan, wanita itu selalu memastikan kucing tersebut mendapatkan makanan.
Baca juga: Jorogumo: Sang Wanita Laba-Laba Penggoda dari Mitologi Jepang
Suatu hari, ia tak lagi mampu memberi makan bahkan untuk kucing terakhirnya. Dengan sedih, ia memohon agar kucing itu tidak meninggalkannya, karena dialah satu-satunya teman yang tersisa.
Namun keesokan paginya, kucing itu menghilang.
Kesedihan wanita tua itu memuncak. Ia menangis sendirian di rumahnya yang kosong, merasa ditinggalkan oleh segalanya. Hingga tiba-tiba, pintu rumahnya terbuka dan seorang gadis cantik masuk memperkenalkan diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yokai.com