Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 17:32 WIB

Selain Fenomena Cold Moon, Apa Lagi yang Terjadi di Bulan Desember 2025?


Selain Fenomena Cold Moon, Apa Lagi yang Terjadi di Bulan Desember 2025?Meteor Geminid" data-author="Freepik" data-credit="null" data-source="null">Ilustrasi Meteor Geminid (Freepik)INDOZONE.ID - Setelah keindahan Cold Moon yang memukau langit di awal Desember, masih ada satu fenomena langit besar yang tidak boleh dilewatkan para pecinta astronomi. 

Hujan meteor Geminid siap menghiasi langit malam dan mencapai puncaknya pada 13–14 Desember 2025. Berdasrkan laman Earthsky (3/12/225) fenomena ini menjadi salah satu momen terbaik tahun ini untuk mengamati bintang jatuh.

Meteor Geminid akan berlangsung sepanjang malam. Fenomena ini berpotensi dilihat hingga 120 meteor per jam, tanpa adanya polusi cahaya. Cahaya meteor Geminid terkenal sangat terang bahkan beberapa di antaranya bisa menyaingi sinar planet Jupiter, yang tahun ini berada dekat titik radian Geminid dan menjadi penunjuk arah alami di langit.

Baca juga: Cold Moon Akan Hiasi Langit Indonesia di Desember 2025

Kapan dan Bagaimana Mengamatinya

Puncak hujan meteor Geminid diperkirakan terjadi pada 14 Desember pukul 03.00 UTC atau sekitar 09.00 WIB. Namun, meteor sudah mulai terlihat sejak larut malam tanggal 13 Deseember hingga menjelang fajar tanggal 14 Deseember. 

Tahun ini menjadi tahun yang ideal, karena bulan sabit tua terbit beberapa jam setelah tengah malam, sehingga cahayanya tidak akan mengganggu pandangan. Dengan begitu, peluang menikmati pemandangan meteor Geminid akan semakin besar.

Baca juga: Transformasi Perubahan Iklim Menjadi Bencana Iklim: Hasilnya Bencana Hidrometeorologi


Bisakah Hujan Meteor Geminid Dilihat dari Indonesia?

Meskipun disebut sebagai salah satu hujan meteor terbaik di belahan Bumi utara, fenomena Geminid juga dapat disaksikan dari Indonesia. 

Wilayah Indonesia berada di sekitar garis khatulistiwa, sehingga rasi bintang Gemini tempat titik radian Geminid berada masih dapat terlihat cukup tinggi di langit malam.  Walaupun jumlah meteor yang tampak mungkin tidak sebanyak pengamat di Amerika Utara atau Eropa, namun masyarakat Indonesia tetap memiliki peluang untuk menikmati fenomena langit tahunan ini.

Baca juga: Bukan Sekedar Menjurus ke Tanggal dan Bulan, Makna 212 Kini Jadi Simbol Khusus

Lokasi terbaik untuk berburu meteor adalah daerah dengan langit gelap dan minim lampu kota, seperti area pegunungan dan pesisir. 

Selama cuaca cerah dan awan tipis, Geminid akan terlihat dari segala arah di langit, tanpa perlu menatap langsung ke rasi Gemini. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Earthsky.org

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Selain Fenomena Cold Moon, Apa Lagi yang Terjadi di Bulan Desember 2025?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!