Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 SEPTEMBER 2025 • 10:39 WIB

Satu-satunya Nyamuk di Negara Islandia Hanya yang Disimpan di Institut Sejarah Alam

Satu-satunya Nyamuk di Negara Islandia Hanya yang Disimpan di Institut Sejarah AlamIlustrasi nyamuk. (Pixabay/mikadago)

INDOZONE.ID - Islandia yang dikenal sebagai pulau terbesar ke-18 di dunia ini dijuluki "negeri tanpa nyamuk", padahal sebagian besar wilayah bumi dihuni oleh serangga kecil yang satu ini.

Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, hanya satu ekor nyamuk yang pernah tercatat muncul di negara ini. Serangga langka itu kini disimpan di Institut Sejarah Alam Islandia sebagai bukti unik betapa jarangnya nyamuk di sana.

Seperti dilansir dari laman Business Insider, Islandia termasuk dalam sejumput negara di dunia yang mengklaim tidak memiliki populasi nyamuk sama sekali.

Selain itu juga terdapat beberapa faktor ilmiah, termasuk iklim yang kurang stabil dengan siklus beku-mencair yang sering, lingkungan fisik yang minim menyediakan genangan air hangat yang dibutuhkan nyamuk untuk berkembang biak, serta letak geografis yang terpencil yang jadi penghambat masuknya spesies nyamuk dari luar.

Baca juga: Bedanya Nyamuk Jantan dan Betina: Siapa Sebenarnya yang Suka Gigit?

Satu-satunya nyamuk yang pernah terdata di negara ini adalah seekor nyamuk yang ditangkap oleh Gisli Mar Gislason, seorang pakar biologi dari University of Iceland, pada tahun 1980-an.

Serangga kecil itu ditemukan di dalam kabin pesawat dan kini diawetkan dalam toples berisi alkohol di Icelandic Institute of Natural History.

Alasan Tidak Ada Nyamuk di Islandia

Ada dua teori utama tentang mengapa nyamuk tidak bisa berkembang biak di Islandia. Teori pertama menyatakan bahwa kondisi iklim di Islandia tidak mendukung siklus hidup nyamuk.

Meskipun nyamuk dapat bertahan di suhu dingin seperti di Kutub Utara, cuaca di Islandia cenderung lebih tidak stabil.

Islandia memiliki tiga siklus pembekuan dan pencairan setiap tahunnya, yang menyebabkan air di danau dan kolam tempat larva nyamuk berkembang membeku sebelum mereka sempat tumbuh dewasa.

Akibatnya, tanpa periode suhu hangat yang stabil, larva nyamuk tidak dapat menetas dan berkembang biak dengan baik.

Dartmouth ecologist Lauren Culler menegaskan bahwa di wilayah seperti Greenland, nyamuk berkembang pesat lantaran danau-danau dangkal mencair lebih cepat saat musim hangat. 

Ini yang memungkinkan larva nyamuk berkembang dengan cepat, dan menghindari predator. Tetapi, Islandia tidak memiliki danau dangkal seperti itu, sehingga tidak ada lingkungan yang cocok bagi nyamuk.

Lalu ada lagi yang menyebutkan bahwa komposisi air dan tanah di Islandia itu mengandung zat-zat tertentu yang tidak ramah buat nyamuk. Tetapi teori ini masih rancu dan belum terbukti secara ilmiah dan masih menjadi spekulasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Business Insider

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Satu-satunya Nyamuk di Negara Islandia Hanya yang Disimpan di Institut Sejarah Alam

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!