Sabtu, 08 FEBRUARI 2025 • 16:32 WIB

Kisah Tragis Tyke, Gajah Sirkus yang Tewas Akibat Ditembak Mati Polisi

Author

Kisah Tragis Tyke, Gajah Sirkus yang Tewas Akibat Ditembak Mati Polisi

INDOZONE.ID - Ditangkap dari Mozambik saat masih bayi sejak tahun 1973, gajah bernama Tyke ini sudah dilatih sebagai hewan sirkus sejak usia dini.

Tyke dikirim ke Amerika Serikat untuk dijual ke Hawthorn Corporation yang merupakan pemasok hewan ke sirkus.

Hal miris yang menyayat hati yaitu hewan yang seharusnya berlarian di alam bebas bersama kawanannya itu ahrus hidup terperangkap, terikat lantai, dan dipaksa mempelajari beberapa trik guna menarik penonton sirkus.

Saat berada di acara sirkus internasional di Honolulu Hawai pada 20 Agustus 1994, Tyke menunjukkan sikap yang tidak baik, seperti menendang barang-barang di hadapannya.

Lalu, pelatihnya Allen Campbell masuk untuk menenangkannya, namun pria itu justru mendapatkan serangan brutal dari Tyke, sehingga ia dinyatakan tewas saat kejadian tersebut.

Dari kejadian ini, membuat para penonton teriak histeris dan disaat yang bersamaan Tyke berlari dari arena sirkus.

Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Sindoro: Pendaki Diselamatkan Kakek Berjubah Putih Saat Tersesat

Tyke terlihat menerobos gerbang dan memasuki area perkotaan di Honolulu. Lalu, ia berlari di jalan raya dengan masih mengenakan lengkap kostum sirkusnya.

Sejak saat kabur dari tempat sirkus itu, Tyke menikmati lebih banyak kebebasan daripada yang dia lihat selama puluhan tahun. Namun, sayangnya hal itu tidak berlangsung lama.

Tyke tewas ditembak mati oleh polisi

Tyke dikepung oleh banyak polisi, dan kemudian ditembak sebanyak 87 kali, sehingga ia dinyatakan tewas ditempat tersebut.

Setelah dinyatakan tewas, pihak medis langsung memeriksa tubuh gajah tersebut dan mereka mengklaim bahwa Tyke mengeluarkan air mata dalam kematiannya.

Baca Juga: Inilah Alasan Semarang Dijuluki Venetie Van Java dan The Port of Java

Kisah tragis yang dialami oleh Tyke akhirnya diangkat menjadi film layar lebar dengan judul "Tyke Elephant Outlaw".

Sejak film tersebut tayang, sirkus di Hawai memberhentikan penggunaan gajah sebagai pertunjukan dalam sirkusnya.

Sejak tahun 2018, Hawai secara resmi melarang impor hewan liar, termasuk gajah untuk digunakan di sirkus, dan Hawthorn Corporation dinyatakan bersalah dengan melanggar Undang-Undang Kesejahteraan Hewan pada tahun 2004.

Sedikit Kisah dari Tyke

Kisah tragis gajah sirkusTyke

Seperti yang dicatat dalam film dokumenter Tyke Elephant Outlaw tahun 2015 , kehidupan Tyke tidak mudah. Sayangnya, pengalamannya bukanlah anomali.

Seperti banyak gajah yang ditangkap di alam liar dan dijual ke Hawthorn Corporation, Tyke dipaksa melakukan pelecehan seksual sejak dini sebagai pemain sirkus.

Dilahirkan pada awal 1970-an di Mozambik, Tyke diculik saat masih bayi dan dipaksa menjalani pelatihan ketat sejak usia muda.

Beberapa mantan pelatihnya, seperti Tyrone Taylor mengaku sangat menyayangi Tyke. Tetapi tidak diragukan lagi bahwa kondisi hidupnya tidak manusiawi.

Dirantai selama 22 jam per hari, Tyke si gajah menghabiskan sisa waktunya dalam sesi pelatihan yang sering kali melibatkan teriakan dan pelecehan.

Penulis: Hilwah Nur Puspitawati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/mwv.mystic

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU