Kazuyoshi Miura, Pebisnis Jepang yang Tega Menghabisi Nyawa Istrinya saat Berlibur di Los Angeles
INDOZONE.ID - Ini adalah kisah tentang Kazuyoshi Miura, seorang importir pakaian asal prefektur Yamanashi, Jepang kelahiran 27 Juli 1947. Ia diketahui putus sekolah saat SMA.
Setelah berhenti bersekolah, Miura melakukan aksi kriminal pertamanya dengan membakar rumah seorang warga. Atas tindakannya, Ia mendekam di penjara khusus anak di bawah umur.
Di tahun 1979, Miura menikah dengan seorang wanita bernama Kazumi. Dari pernikahan tersebut, Miura dan Kazumi dikaruniai seorang anak saja. Sayangnya, pernikahannya dengan Kazumi ini hanya bertahan selama 2 tahun saja.
Kejadiannya terjadi di tanggal 18 November 1981, dimana Miura dan Kazumi sedang berlibur ke Los Angeles, California, AS. Tiba-tiba, mereka diserang oleh 2 orang pria misterius yang menembakkan pistol ke arah mereka.
Kedua pelaku segera kabur usai menembak Miura dan Kazumi. Akibat kejadian tersebut, Miura mengalami luka tembak di kakinya, sedangkan Kazumi mendapat tembakan di kepala.
Miura dan Kazumi segera dipulangkan ke Jepang untuk menjalani perawatan. Dampak lain dari kejadian tersebut membuat Kazumi koma selama 1 tahun, sebelum akhirnya Kazumi menghembuskan napas terakhirnya.
Miura yang tidak terima dengan kepergian sang Istri sampai melayangkan gugatan kepada Presiden AS dan Gubernur California saat itu, Ronald Reagan dan Jerry Brown. Gara-gara kasusnya Miura, warga Jepang pun mulai menjadikan kasus penembakan sebagai stereotip dari bentuk kejahatan yang paling umum terjadi di AS.
Tapi pada tahun 1984, barulah terbongkar bahwa ternyata, Miura adalah otak dibalik kasus kematiannya Kazumi. Tujuannya adalah untuk mengambil uang asuransi jiwa milik Kazumi yang nilainya mencapai $4,23 juta.
Meski begitu, pihak kepolisian AS dan Jepang masih memperdebatkan kebenaran dari dugaan tersebut.
Pihak kepolisian AS merasa kalau kejadian yang menimpa Miura dan Kazumi sangat tidak masuk akal jika dianggap bahwa Miura merencanakan pembunuhan terhadap Istrinya sendiri.
Sementara di Jepang, Miura tetap diduga sebagai pelaku. Bahkan, Miura diduga pernah menghabisi nyawa mantan pacarnya yang bernama Chizuko Shiraishi pada tahun 1979, sekitar beberapa bulan sebelum Miura menikah dengan Kazumi.
Singkat cerita dalam persidangan yang digelar di Jepang pada tahun 1994, Miura resmi mendapat vonis penjara seumur hidup.
Pihak pengacara Miura berusaha semaksimal mungkin untuk membuktikan bahwa Miura tak bersalah, karena belum ada bukti konkrit yang menguatkan tuduhan pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Miura.
Dan pada tahun 2003, Mahkamah Agung Jepang menyetujui bahwa Miura tidak terbukti merencanakan pembunuhan terhadap Kazumi. Tapi apakah itu berarti Miura bebas? Jawabannya tidak.
Sementara itu di AS, ternyata ditemukan bukti kalau Miura sering bolak-balik dari Jepang ke AS dengan alasan "perjalanan bisnis". Padahal, "perjalanan bisnis" yang dilakukan Miura bukan untuk itu.
Dengan adanya bukti tersebut, pihak pengadilan Jepang dan AS pun memutuskan untuk mengekstradisi Miura. Ia akan menjalani sisa hukuman seumur hidupnya di Los Angeles.
Miura tiba di Los Angeles pada 10 Oktober 2008. Tepat di malam hari usai tiba di lapas, Miura ditemukan gantung diri di dalam sel tahanannya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia, Los Angeles Times, Alchetron, IMedia