Rabu, 28 JANUARI 2026 • 17:19 WIB

Kisah Bintang TikTok Ali Abulaban, Lucu di Depan Kamera Ternyata Pembunuh Istri

Author

Ali Abulaban bintang TikTok yang dikenal lucu di depan kamera ternyata pembunuh istrinya, Ana. (Dok. TikTok Star Murders)

INDOZONE.ID - Ali Abulaban dikenal di TikTok lewat sketsa dan impersonasi kocak dengan nama panggung Jinnkid. Di layar, ia tampil jenaka dan enerjik. Di balik kamera, ceritanya lebih gelap.

Kasus TikTok Ali Abulaban dikisahkan lewat film dokumenter "TikTok Star Murders."

Film mengungkap hubungan beracun, kekerasan, hingga rangkaian peristiwa mengerikan yang berakhir dengan pembunuhan ganda di San Diego, Amerika Serikat pada 2021 silam.

Ali dan Ana Abulaban menikah selama tujuh tahun dan memiliki seorang putri bernama Amira.

Namun, menurut keluarga dan teman dekat, hubungan mereka penuh konflik.

Di pengadilan, Ali mengakui pernah melakukan kekerasan fisik dan menggunakan narkoba selama pernikahan. Ia menyebut dirinya bertindak tanpa kontrol. “Saya hanya sangat impulsif,” kata Ali dalam persidangan dikutip dari Crime+Investigation, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Cerita Konspirasi Kematian Sutradara Kubrick Diduga karena Filmnya yang Singgung Epstein Files

Pada 18 Oktober 2021, Ana meminta Ali meninggalkan rumah. Sejak saat itu, Ali tinggal di hotel terdekat.

Hanya saja perpisahan justru menjadi awal tragedi.

Baca juga: Veteran Forensik Ini Tak Yakin Kurt Cobain Bunuh Diri, Sebut TKP 32 Tahun Lalu Sudah Direkayasa

Penguntitan dan Curiga Selingkuh

Ali meyakini Ana berselingkuh dengan Rayburn Cardenas Barron. Kecurigaan itu memicu perilaku penguntitan.

Terungkap, pria berusia 29 tahun itu memasang aplikasi penyadap di tablet putrinya yang berusia lima tahun untuk memata-matai Ana di apartemen mereka.

Ia mendengarkan percakapan melalui iPad miliknya.

Mendengar Ana tertawa dengan seorang pria, Ali mengaku emosinya “meledak”.

Dengan keyakinan bahwa istrinya berselingkuh, Ali menerobos masuk ke apartemen.

Ia menembak Rayburn tiga kali, lalu mengarahkan senjata ke Ana dan menembaknya di kepala.

“Saya menembak dan saya tidak bisa berhenti,” kata Ali di pengadilan.

Peristiwa itu terjadi cepat, brutal, dan tanpa kesempatan bagi korban untuk menyelamatkan diri.

Pengakuan kepada Ibu dan Bukti Foto

Usai kejadian, Ali menghubungi ibunya dan mengaku telah menembak dua orang. Sang ibu sempat tak percaya. “Itu tidak lucu, Ali. Jangan katakan itu,” ucapnya.

Ali kemudian mengirim foto sebagai bukti. Foto tersebut dihapus oleh sang ibu, fakta yang diungkap saksi dalam persidangan.

Meski mengaku bersalah, hakim menilai Ali tidak menunjukkan penyesalan.

Hukuman Seumur Hidup

Hakim Jeffrey Fraser menegaskan sikapnya di persidangan.

“Dia adalah orang yang sangat egois. Intinya, dia akan mati di penjara. Dia tidak akan pernah menjadi orang bebas,” ujar hakim.

Ali Abulaban dijatuhi hukuman dua kali penjara seumur hidup, masing-masing minimal 25 tahun, atas pembunuhan Ana Abulaban (32) dan Rayburn Cardenas Barron (29).

Keluarga Ana menyampaikan duka dan penyesalan mendalam.

Salah satu pernyataan datang dari saudara perempuan Ana.

“Ali, seandainya aku tahu apa yang telah dialami adikku dengan semua pelecehan itu, seandainya aku tahu. Aku pasti sudah menjemputnya serta Amira darimu,” ujarnya di pengadilan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Crime+Investigation

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU