Kisah Horor Michael Taylor: Dari Ayah Baik-Baik Jadi Monster Pembunuh Gara-Gara Eksorsisme Gagal
INDOZONE.ID - Tahun 1974, sebuah kota kecil di Inggris gempar oleh kasus pembunuhan yang ngeri banget.
Ini bukan cuma kisah kriminal biasa – ini cerita tentang keyakinan, gangguan jiwa, dan ritual pengusiran setan yang berakhir tragis.
Awalnya Keluarga Bahagia
Bayangin, ada Michael Taylor, pria 30 tahun yang dikenal sebagai suami dan ayah yang baik.
Dia punya lima anak, kerja sebagai tukang daging, dan hidupnya sederhana tapi bahagia sama istri tercinta, Christine.
Tapi semuanya berubah drastis pas Michael cedera punggung dan nggak bisa kerja lagi.
Kepribadiannya berubah 180 derajat: jadi pemarah, pendiam, dan kayak orang linglung terus.
Terjun ke Lubang Kelompok Spiritual
Karena bingung cari solusi, Michael diajak temannya buat ikut kelompok doa karismatik yang dipimpin pendeta muda, Mary Robinson.
Awalnya sih keliatannya positif, tapi lama-lama hubungan Michael sama kelompok ini jadi semakin... aneh.
Mereka mulai ngadain ritual-ritual ekstrem, dari "pengusiran dosa" sampe begadang semalaman buat berdoa.
Baca juga: Misteri Pembunuhan Teresa Halbach di Malam Halloween: Polemik yang Dipicu Dokumenter Netflix
Michael pun makin kacau mentalnya: sering berhalusinasi, ngira dikejar kekuatan jahat, bahkan jadi benci sama simbol-simbol agama.
Ritual 8 Jam yang Bikin Gila
Melihat Michael makin parah, para pendeta nekat ngadain eksorsisme (ritual pengusiran setan) selama 8 jam non-stop!
Bayangin aja, selama ritual Michael jerit-jerit, kejang-kejang, sampe sebut nama iblis Asmodeus.
Pendeta ngaku berhasil usir 40 roh jahat, tapi katanya masih ada tiga yang nempel: roh kegilaan, kekerasan, dan pembunuhan. Dan itu jadi kesalahan FATAL.
Baca juga: Misteri Pembunuhan Teresa Halbach di Malam Halloween: Polemik yang Dipicu Dokumenter Netflix
Malam Mengerikan yang Berdarah-darah
Pulang dari ritual, Michael dan Christine sendirian di rumah karena anak-anak lagi nginep di rumah nenek.
Pagi harinya, Michael yang masih gelisah tiba-tiba berubah jadi monster.
Dia serang Christine dengan kekuatan super, hancurkan wajah istrinya sampai nggak bisa dikenali.
Anjing peliharaan mereka juga dibunuh. Semua dilakukan cuma dengan tangan kosong!
Pas ketahuan tetangga, Michael lagi jalan telanjang di jalan, sekujur tubuhnya penuh darah. Saat polisi dateng, dia cuma bisik pelan:
"Aku udah bunuh istriku. Kejahatan di dalam dirinya udah hilang."
Baca juga: Teori Konspirasi “Mandela Effect”: Saat Ingatan dan Realita Nggak Sepakat
Epilog yang Bikin Ngelus Dada
Di pengadilan, Michael dinyatakan nggak waras dan dikirim ke rumah sakit jiwa. Cuma 4 tahun kemudian, dia udah dibebasin.
Yang bikin sebel, para pendeta yang ngadain eksorsisme itu bebas-bebas aja. Mereka masih ngotot kalau Michael beneran kerasukan dan semua ini "rencana Tuhan".
Pelajaran Pahit
Sampe sekarang orang masih debat: ini beneran kerasukan atau cuma kasus orang sakit jiwa yang ditangani dengan cara salah?
Yang pasti, kisah ini ngajarin kita satu hal: kesehatan mental dan spiritual harus seimbang.
Kalau salah satunya diabaikan, akibatnya bisa ngeri kayak tragedi keluarga Taylor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Nessie Judge