Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 18:53 WIB

Kisah 'Dokter Maut' dari India: Pembunuh Berantai yang Buang Mayat Korbannya untuk Buaya

Author

Sosok dokter maut, pembunuh berantai asal India. (Facebook)

INDOZONE.ID - Mantan Dokter yang Jadi Pembunuh Berantai Dikenal karena Buang Mayat Korban ke Sungai Berisi Buaya, Ditangkap Setelah 6 Bulan Buron

Seorang pria bernama Devender Sharma, dulunya adalah seorang praktisi Ayurveda yang dihormati, kini dikenal sebagai “Dokter Maut” karena aksi kejamnya sebagai pembunuh berantai

Ia terkenal karena membunuh korban-korbannya dan kemudian membuang mayat mereka ke sungai yang penuh buaya agar jasad mereka tidak pernah ditemukan.

Setelah pelarian selama enam bulan, Sharma akhirnya ditangkap oleh Kepolisian Delhi di sebuah ashram di Dausa, Rajasthan, tempat ia bersembunyi dengan menyamar sebagai pendeta menggunakan identitas palsu. 

Baca juga: Kisah Elmer Wayne Henley Jr: Calon Korban Malah Jadi Asisten Pembunuh Berantai Asal Texas

Penangkapan ini menjadi penutup dari operasi pengejaran besar yang dilakukan polisi sejak ia melanggar pembebasan bersyarat pada Agustus 2023.

Dari Dokter Menjadi Penjahat Kejam

Ilustrasi pembunuh berantai dari India berjuluk Dokter Maut. (Youtube)

Sharma memulai kariernya sebagai dokter Ayurveda. Ia membuka klinik di Rajasthan pada tahun 1984, setelah memperoleh gelar BAMS (Sarjana Pengobatan dan Bedah Ayurveda). 

Namun, kehidupannya berubah drastis setelah mengalami kerugian finansial besar dalam investasi bisnis gas pada awal 1990-an.

Kerugian ini membuat Sharma beralih ke dunia kriminal. Ia terlibat dalam pendirian agen gas palsu, dan kemudian menyelam lebih dalam ke dunia kejahatan dengan menjual organ tubuh secara ilegal.

Kejahatan Organ dan Pembunuhan

Antara tahun 1995 hingga 2004, Sharma menjalankan jaringan perdagangan ginjal ilegal, dan mengaku telah memfasilitasi lebih dari 125 transplantasi ginjal secara ilegal, bekerja sama dengan dokter dan perantara dari berbagai negara bagian India.

Baca juga: Hujan Lebat di India, Lebih dari 200 Orang Hilang

Tak berhenti di situ, ia juga membentuk geng kriminal yang melakukan pembunuhan terhadap sopir taksi dan sopir truk. Dengan menggunakan alasan palsu, mereka memanggil para sopir, lalu membunuh mereka, mencuri kendaraan mereka, dan menjualnya di pasar gelap.

Yang lebih mengerikan, untuk menghilangkan jejak, mayat para korban dibuang ke Kanal Hazara di Kasganj, Uttar Pradesh, sebuah kanal yang dikenal penuh dengan buaya. Dengan cara ini, bukti kejahatan mereka benar-benar lenyap.

Riwayat Kejahatan yang Panjang

Menurut catatan polisi, Sharma terlibat dalam sedikitnya 27 kasus pembunuhan, penculikan, dan perampokan, dan diyakini bertanggung jawab atas lebih dari 50 pembunuhan. 

Ia dijatuhi hukuman seumur hidup dalam tujuh kasus terpisah di wilayah Delhi, Rajasthan, dan Haryana, serta bahkan dihukum mati oleh pengadilan di Gurgaon dalam satu kasus pembunuhan.

Ilustrasi Pembunuh Berantai dari India bernama 'Dokter Maut'. (Istimewa)

Kejahatan-kejahatan itu termasuk pembajakan truk pengangkut tabung LPG, pembunuhan sopir, dan penjualan barang curian. Bahkan ada laporan bahwa komplotannya membongkar truk dan menjualnya sebagai onderdil. Selain itu, Sharma juga terlibat dalam pemerasan, dengan tarif sekitar Rs 7 lakh (sekitar Rp 170 juta) per kasus.

Kabur dari Penjara Dua Kali

Sharma pertama kali ditangkap pada tahun 2004 karena keterlibatannya dalam sindikat ginjal ilegal dan pembunuhan. Ia mulai menjalani hukuman seumur hidup di Penjara Tihar, salah satu penjara terbesar di India.

Baca juga: Jane Toppan: Kisah Nyata Perawat yang Menjadi Pembunuh Berantai

Namun, ia beberapa kali diberi pembebasan bersyarat, dan dua kali ia kabur selama masa bebas tersebut. Yang pertama terjadi pada Januari 2020, ketika ia diberi pembebasan 20 hari tetapi tidak kembali selama tujuh bulan. Ia akhirnya ditangkap kembali di Delhi.

Pada Juni 2023, ia kembali diberi pembebasan bersyarat selama dua bulan untuk kasus lain, namun menghilang setelah tanggal 3 Agustus 2023. Sejak saat itu, ia menjadi buronan.

Akhir dari Pelarian

Setelah buron selama lebih dari setengah tahun, tim polisi akhirnya berhasil melacak Sharma ke sebuah ashram di Dausa, Rajasthan, di mana ia menjalani hidup baru sebagai pendeta palsu dengan identitas baru. Polisi melakukan pencarian intensif di berbagai kota—termasuk Aligarh, Jaipur, Delhi, Agra, dan Prayagraj—sebelum akhirnya berhasil menangkapnya.

Kini, dengan penangkapannya, Sharma akan kembali menghadapi hukuman atas kejahatan-kejahatan mengerikan yang telah ia lakukan selama beberapa dekade.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Times Of India

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU