Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 12 SEPTEMBER 2024 • 20:12 WIB

Kisah Oki Dewantoro, Pembunuh Berantai Indonesia di AS yang Sudah Divonis Hukuman Mati Tapi Dibebaskan Jokowi

Kisah Oki Dewantoro, Pembunuh Berantai Indonesia di AS yang Sudah Divonis Hukuman Mati Tapi Dibebaskan JokowiOki Deantoro, kisah pembunuh berantai yang dibebaskan. (Youtube/Ruang Gelap)

INDOZONE.ID - Ada pembunuh berantai asal Indonesia yang membunuh tiga orang tapi berujung dibebaskan, padahal sudah divonis hukuman mati. Namanya adalah Oki Dewantoro atau Harnoko Dewantoro.

Sosok ini diketahui membunuh tiga orang di Los Ageles Amerika Serikat era 90-an. Beberapa korban ternyata pacar dan adik kandungnya sendiri.

Meskipun kejahatannya terjadi di Amerika Serikat, ia dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Indonesia dan dibebaskan bersyarat pada tahun 2019 setelah mendapatkan grasi dari Presiden Joko Widodo.

Seperti apa kisahnya? Berikut ini beberapa fakta yang Indozone kumpulkan dari berbagai sumber, salah satunya Los Angeles Times.

Baca Juga: Teror Robert Hansen: Pembunuh Berantai yang Memburu Korban di Hutan Alaska

Sosok Oki Dewantoro

Harnoko "Oki" Dewantoro lahir pada 3 November 1964 sebagai anak dari keluarga terkemuka di Indonesia. Ia dan pacarnya datang ke Amerika Serikat dengan visa pelajar pada akhir 1980-an dan awalnya menetap di Kansas, di mana ia bersekolah.

Setelah lulus, Dewantoro pindah sebentar ke Pennsylvania sebelum akhirnya tiba di Los Angeles. Pasangan ini tinggal di berbagai daerah di kota tersebut, termasuk North Hills, Northridge, Westwood, dan juga di dekat Lake Forest.

Latar belakang 3 pembunuhan dan 3 korban

 

Pada Januari 1991, Dewantoro, yang saat itu menjalankan bisnis laundry, menjual usahanya kepada pengusaha India berusia 40 tahun, Suresh Gobid Mirchandini, seharga $100.000. Namun, Mirchandini meninggalkan usaha tersebut tujuh bulan kemudian, sambil masih berutang ribuan dolar kepada Dewantoro.

Marah, Dewantoro memutuskan untuk membalas dendam. Pada bulan Agustus, ia mengundang Mirchandini untuk berkendara dengannya di salah satu jalan bebas hambatan kota. Selama perjalanan, Dewantoro mengeluarkan pistol dan membunuh Mirchandini. Ia kemudian mengantar tubuh Mirchandini ke rumah sewaannya di Northridge dan menguburkan mayatnya.

Baca Juga: Kisah Charles Anderson: Si Anak Hilang yang Jadi Rebutan 2 Keluarga, Apa yang Terjadi?

Kisah Oki Dewantoro, Pembunuh Berantai Indonesia di AS yang Sudah Divonis Hukuman Mati Tapi Dibebaskan JokowiTiga korban pembunuh berantai Oki Dewantoro. (Youtube/Ruang Gelap)

Pada musim semi tahun 1992, setelah berselisih dengan pacarnya yang kaya, Dewantoro mulai membujuk seorang rekannya, mahasiswa Indonesia berusia 28 tahun, Gina Sutar Aswan, untuk pindah ke Los Angeles dan berinvestasi dalam bisnisnya.

Aswan setuju dan segera pergi ke AS dengan niat untuk berinvestasi sebesar $200.000. Namun, pada 3 November 1992, setelah kembali dari liburan di Paris, Gina tiba-tiba menyatakan menarik diri dari kesepakatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Los Angeles Times

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Oki Dewantoro, Pembunuh Berantai Indonesia di AS yang Sudah Divonis Hukuman Mati Tapi Dibebaskan Jokowi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!