INDOZONE.ID - Seorang narapidana yang telah mendapatkan hukuman dari pengadilan, tentu langsung ‘dilarikan’ ke Penjara sebagai tempat ‘menebus dosa’.
Jangan pernah terpikir sekalipun bahwa ketika di Penjara para tahanan hanya diam dan menunggu instruksi dari sipir di Penjara.
Di berbagai belahan dunia, terdapat banyak penjara yang tidak hanya memberikan instruksi tertentu kepada tahanan untuk melakukan sesuatu, misalnya berolahraga, makan, dan kegiatan lainnya.
Baca Juga: Firli Bahuri Diperiksa Hari Ini, Penyidik Didorong Tak Ragu Lakukan Penahanan
Berbagai penjara justru menjadi tempat mimpi buruk atau lebih buruk lagi, sebagai nerakanya dunia. Ini karena kekejaman yang terjadi di dalamnya baik dari kekejaman dari sipir maupun sesama tahanan, yang berada di sel penjara.
Lantas, penjara mana saja yang menjadi tempat 'kejam' bagi para tahanan?
Berikut sudah dirangkum 5 penjara paling tidak bersahabat bagi tahanan dari berbagai belahan dunia.
Bisakah Sahabat Indozone bayangkan, kapasitas penjara di sana hanya mampu menampung 400 tahanan, namun diisi lebih dari 5300 tahanan. Ini dikarenakan tingginya angka kriminalitas di sana, sehingga banyak orang yang dikirim ke penjara.
Baca Juga: Joe Biden Janji akan Blokade Karier Donald Trump Pada Pemilu AS Tahun Depan
Ditambah lagi mayoritas tahanan yang dipenjara merupakan para kriminal. Sumber daya yang terbatas dikarenakan kapasitas yang berlebih, membuat mereka saling ‘bertahan hidup’ demi bisa mendapatkan makanan.
Tak jarang sesama tahanan bisa saling membunuh hanya untuk mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan seperti air dan makanan. Banyaknya kasus saling membunuh di Penjara Gitarama membuat penjara ini diberi julukan ‘Neraka di Bumi’.
Penjara ini sering mendapat sorotan dari dunia karena kekejaman dan ketidakmasukakalan terhadap alasan pemenjaraan seseorang. Penjara yang terletak di Ibu Kota Guinea ini sering menjadi lokasi pelanggaran HAM kepada tahanan disana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mirror