Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 14 MEI 2026 • 15:55 WIB

5 Pembunuh Berantai yang Berakhir Tragis Akibat Perbuatannya Sendiri

5 Pembunuh Berantai yang Berakhir Tragis Akibat Perbuatannya SendiriPembunuhan berantai Richard Ramirez (foto: Esquire)

INDOZONE.ID - Banyak pembunuh berantai dalam sejarah kriminal dunia akhirnya berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman atas kejahatan mereka. Namun, beberapa di antaranya tidak hanya menghadapi hukuman penjara atau vonis mati, melainkan juga mengalami balasan brutal dari masyarakat, sesama narapidana, hingga keluarga korban.

Sebagian kasus menunjukkan bagaimana amarah publik terhadap pelaku kejahatan sadis bisa berubah menjadi aksi main hakim sendiri. Ada pula pembunuh berantai yang justru tewas di balik jeruji besi karena dibenci narapidana lain akibat kekejaman yang mereka lakukan.

Berikut lima pembunuh berantai yang akhirnya merasakan konsekuensi mengerikan dari tindakan mereka sendiri.

1. Masten Wanjala

Masten Wanjala merupakan pembunuh berantai asal Kenya yang menggemparkan publik setelah mengaku membunuh sedikitnya 10 anak laki-laki di Nairobi selama kurun lima tahun.

Baca juga: Psikoanalisis Pembunuh Berantai Berdasarkan Teori Carl Jung

Dalam pengakuannya kepada polisi pada 2021, Wanjala menyebut dirinya membius, menyerang, hingga membunuh para korban. Dalam beberapa kasus, ia bahkan disebut meminum darah korban.

Kemarahan publik Kenya memuncak ketika Wanjala berhasil kabur dari tahanan polisi. Pelariannya menjadi skandal besar bagi aparat keamanan setempat.

Namun, pelarian itu tidak berlangsung lama. Dua hari setelah kabur, Wanjala kembali ke kampung halamannya dan bersembunyi di sebuah rumah kosong. Warga yang mengetahui keberadaannya langsung mendatangi lokasi dan memutuskan mengambil tindakan sendiri.

Sekelompok warga akhirnya menangkap dan mencekik Wanjala hingga tewas sebelum polisi tiba.

2. Richard Ramirez

Nama Richard Ramirez dikenal sebagai “The Night Stalker”, pembunuh berantai yang meneror Los Angeles pada pertengahan 1980-an.

Baca juga: 11 Pembunuh Berantai Zodiak Aries: Ada Sosok Pembunuh Bayaran Paling Kejam

Ramirez melakukan serangkaian pembunuhan, pemerkosaan, dan penyiksaan brutal yang membuat warga Los Angeles hidup dalam ketakutan. Setelah polisi merilis foto dirinya ke publik, wajah Ramirez langsung tersebar di berbagai media.

Pada 31 Agustus 1985, Ramirez yang sedang dalam perjalanan kembali ke Los Angeles dari Arizona menyadari terminal bus dipenuhi polisi. Ia panik dan mencoba bersembunyi di sebuah toko swalayan.

Namun, warga langsung mengenalinya dari foto di surat kabar. Ramirez kemudian mencoba kabur dan sempat gagal mencuri mobil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Crimeinvestigation.co.uk

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

5 Pembunuh Berantai yang Berakhir Tragis Akibat Perbuatannya Sendiri

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!