Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 13 APRIL 2026 • 18:23 WIB

Psikologi Forensik Ungkap Mengapa Remaja Bisa Jadi Pembunuh

Psikologi Forensik Ungkap Mengapa Remaja Bisa Jadi PembunuhIlustrasi pembunuhan misteri. (Pixabay)

INDOZONE.ID - Psikolog forensik Anna Motz, yang telah bekerja selama 34 tahun dengan pelaku kejahatan serius di penjara dan rumah sakit jiwa, mengungkap pola psikologis di balik remaja yang membunuh.

Melansir Crime And Investigation, menurut Motz, ciri utama remaja yang melakukan pembunuhan adalah impulsif, suka ambil risiko, antisosial, dan tidak stabil secara emosional.

Hampir semua dari mereka punya riwayat trauma berat di masa kecil.

Mereka kesulitan memahami pikiran dan perasaan orang lain. Empati tidak bekerja normal pada mereka.

Hal ini bukan karena pilihan, tapi karena perkembangan psikologis yang terganggu sejak dini.

"Yang selalu mengejutkan saya adalah betapa kekanak-kanakan dan rapuhnya mereka terlihat, dan bagaimana kekerasan mereka hanyalah satu bagian dari kepribadian mereka," ungkap Motz.

Baca juga: Misteri 'The Great Silence' dan Jawaban di Balik Pertanyaan Tentang Kehidupan Alien

Baca juga: Kisah Pasangan yang Disebut Pernah Diculik UFO Alien di Pegunungan Puih saat Bulan Madu

Pembunuhan Remaja Hampir Selalu Impulsif, Bukan Terencana

Banyak orang membayangkan pembunuh remaja sebagai sosok dingin yang merencanakan kejahatan dengan cermat. Kenyataannya jauh berbeda.

Motz menegaskan sebagian besar kasus yang ia tangani terjadi secara spontan, dipicu narkoba, alkohol, tekanan teman sebaya, atau situasi yang mengingatkan pelaku pada trauma lamanya.

"Mereka melihat korban sebagai pelaku kekerasan dari masa lalu mereka, bukan sebagai seseorang yang tidak bersalah di masa sekarang," kata dia.

Psikologi Forensik Ungkap Mengapa Remaja Bisa Jadi PembunuhIlustrasi mayat yang jadi pupuk tanaman. (Freepik/Freepik)

Motz menyebut ia belum pernah sekalipun menangani pembunuh remaja yang bertindak sendirian.

Selalu ada orang lain yang terlibat, seperti pasangan, teman, atau sosok dewasa yang lebih tua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Crime And Investigation

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Psikologi Forensik Ungkap Mengapa Remaja Bisa Jadi Pembunuh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!