Whittaker Family (Captured YouTube/Soft White Underbelly)
INDOZONE.ID - Kisah keluarga Whittaker menjadi salah satu yang paling terkenal di Amerika Serikat (AS), bahkan dunia di sejarah inbreeding (perkawinan sedarah).
Situasi ini menyebabkan kelainan genetik dan mental, hingga beberapa di antara anggota keluarga cuma bisa berkomunikasi melalui erangan atau suara seperti gonggongan.
Sebelumnya, keluarga ini sangat tertutup hingga diungkap oleh salah satu fotografer, Mark Laita, di dalam bukunya yang berjudul Created Equally pada 2004.
Baca juga: Misteri Dibalik Rindangnya Istana Batu Tulis Bogor
Keluarga ini tinggal di Odd, West Virginia, Amerika Serikat. Perkawinan sedarah di keluarga ini berawal dari pasangan adik-kakak kembar identik, Henry dan John. Lalu pernikahan anak-anak mereka yang saling berkaitan.
John yang lahir pada 1882 menikahi sepupunya sendiri, yakni Ada Rigg, dan memiliki sembilan anak. Salah satu anak mereka, yaitu Gracie Irene Whittaker yang lahir tahun 1920.
Lalu, Gracie menikahi sepupunya juga, yaitu John Emory Whittaker pada 1935. Mereka memiliki 15 orang anak, tapi banyak dari mereka mengalami gangguan fisik dan mental karena pernikahan sedarah tersebut.
Baca juga: Aroma Mistis Kenanga: Dari Penangkal Gaib hingga Rahasia Kecantikan Keraton
Mark Laita yang pertama kali datang ke keluarga ini pada 2004, mengungkapkan bagaimana sulitnya proses untuk mengakses keluarga Whittaker. Bahkan, ia sempat diancam oleh tetangga karena banyak orang datang hanya untuk mengejek.
Para tetangga sangat protektif kepada orang asing untuk memastikan keamanan keluarga tersebut. Tapi setelahnya, ia diterima dengan hangat dan berteman dekat dengan keluarga tersebut.
Laita pun bisa mendapatkan izin untuk mengambil foto keluarga tersebut. Pada 2020, ia juga merilis sebuah dokumenter tentang keluarga Whittaker.
Baca juga: Barbie: Boneka Legendaris yang Terus Berevolusi Sejak 1959
Anak pertama Gracie dan John Whittaker, Eileen, meninggal dunia karena serangan jantung. Putra mereka Emery juga meninggal setelah satu bulan lahir karena pneumonia pada 1938.
Risiko perkawinan sedarah lintas generasi bisa menyebabkan disabilitas. Hal ini tercermin dari keluarga Whittaker yang memperlihatkan beberapa anggota keluarga memiliki kelainan wajah, gerakan mata tidak sinkron, hingga kemampuan kognitif rendah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: News.com.au, Grunge.com