Bunga kenanga. (Pixabay/mayapujiati)
INDOZONE.ID - Kenanga merupakan bunga dengan aroma khas yang sering digunakan dalam upacara adat seperti pernikahan, bunga ziarah kubur, dan bahkan dipakai sebagai obat herbal yang sarat berbagai mitos.
Kenanga terdiri atas dua kelompok, yaitu kenanga dan ylang-ylang, dengan daun yang lebih kecil. Kenanga adalah tanaman asli Indonesia, sedangkan ylang-ylang berasal dari Filipina.
Baca juga: Mitos Bunga Kenanga: Benarkah Bisa Jadi Penglaris Dagangan?
Tanaman bernama ilmiah Cananga odorata ini konon dapat menarik jodoh. Banyak mitos beredar bahwa siapa pun yang menanam tanaman endemik Sumatera Utara dan Aceh ini di pekarangan rumah akan lebih mudah menarik jodoh.
Selain itu, kenanga sebagai simbol kesucian dengan aroma bunganya yang khas dipercaya memiliki energi positif yang ditakuti makhluk tak kasat mata. Mitosnya ditandai dengan bunga kenanga yang tiba-tiba layu tanpa sebab atau wangi kenanga yang mendadak semerbak.
Kenanga yang bunganya berwarna kuning menyerupai bintang ini diartikan sebagai keharuman para leluhur, yang melambangkan keberkahan melimpah turun-temurun kepada generasi berikutnya. Bunga ini juga sering dipercaya sebagai simbol keberuntungan.
Sebagai tanaman herbal, tumbuhan yang dapat hidup puluhan tahun ini bermanfaat sebagai pereda stres, obat insomnia, meringankan dan mencegah asma, mengobati infeksi jamur, serta mengatasi hipertensi dengan menghirup aromanya.
Baca juga: Mitos Bunga Kenanga: Benarkah Bisa Datangkan Jodoh?
Dalam bidang kecantikan, kenanga bermanfaat untuk melembapkan dan menghaluskan kulit, serta merawat kulit kepala yang kering. Bunga ini digunakan oleh kerajaan-kerajaan di Jawa sebagai bahan ngadi salira atau perawatan tubuh. Karena mengandung minyak esensial, kenanga menjadi bunga kesayangan para anggota keluarga keraton di kerajaan Jawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Lindungihutan.com