Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 11:15 WIB

Kasus Pasangan Penggiat Kripto Asal Rusia Tewas Dimutilasi di Dubai, Bagian Tubuh Dibuang di Berbagai Lokasi

Kasus Pasangan Penggiat Kripto Asal Rusia Tewas Dimutilasi di Dubai, Bagian Tubuh Dibuang di Berbagai LokasiRoman Novak ditemukan tewas bersama istrinya, Anna, dalam kondisi mengenaskan. (Instagram/@detektif_saud)

INDOZONE.ID - Seorang juragan kripto bernama Roman Novak ditemukan tewas bersama istrinya, Anna, dalam kondisi mengenaskan, diduga menjadi korban penculikan dan pembunuhan sadis setelah terlibat dalam kasus penipuan mata uang kripto senilai USD 500 juta atau sekitar Rp8,3 triliun.

Dilansir dari laman New York Post, Kamis, pasangan ini terakhir kali dilihat hidup pada 2 Oktober 2025 saat menuju resor pegunungan di luar kota Dubai untuk bertemu calon investor.

Tetapi, pertemuan itu justru merupakan jebakan. Menurut aparat hukum Uni Emirat Arab, keduanya disandera dan diperas untuk menyerahkan akses ke dompet kripto milik Novak.

Baca juga: Misteri Pembunuhan Teresa Halbach di Malam Halloween: Polemik yang Dipicu Dokumenter Netflix

Namun, dompet kripto itu ternyata kosong, sehingga para pelaku diduga membunuh dan memutilasi tubuh Roman dan Anna, lalu menyebarkan potongan tubuh mereka di berbagai lokasi, termasuk tong sampah pusat perbelanjaan, dan sebagian potongan tubuh masih belum ditemukan.

"Berdasarkan informasi awal, Novak dan istrinya diculik untuk tebusan. Ketika para kriminal ini sadar tidak bisa dapat uangnya, mereka membunuh keduanya," kata seorang sumber kepada media Komsomolskaya Pravda.

Investigasi lintas negara sedang berlangsung, dengan polisi Rusia dari St Petersburg ikut terlibat karena Novak memiliki catatan kriminal di Rusia terkait penipuan kripto sebelumnya, dan pernah dipenjara karena mencuri dana investor sebesar USD 100.000 (Rp 16,7 miliar).

Baca juga: Kilas Balik Kisah Mbah Jiwo, Nenek yang Mutilasi Cucunya Jadi 79 Bagian: Hendak Dimasak Gulai!

Tak hanya itu, sinyal ponsel terakhir korban juga terdeteksi pada 4 Oktober 2025 di Cape Town, Afrika Selatan. Hingga kini, delapan orang sudah ditahan, termasuk seorang mantan investor yang juga merupakan mantan pegawai Kementerian Dalam Negeri Rusia.

Tiga pelaku itu diduga sebagai eksekutor, empat lainnya juga terlibat dalam perencanaan pembunuhan, dan satu pelaku masih buron.

Roman dan Anna ternyata bukan juragan kripto yang sebenarnya, melainkan menjalankan aplikasi kripto palsu untuk menipu investor, meskipun mereka dikenal luas di media sosial karena kemewahan dan gaya hidup mewah mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: New York Post

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kasus Pasangan Penggiat Kripto Asal Rusia Tewas Dimutilasi di Dubai, Bagian Tubuh Dibuang di Berbagai Lokasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!