Korban Mutilasi Jakarta 2001. (X / Twitter / @creepylogy_)
INDOZONE.ID - Pada November 2001, Jakarta digemparkan oleh kasus pembunuhan brutal yang melibatkan mutilasi. Tiga anggota keluarga, Abdullah (36), Julian (7), dan Farida (4), ditemukan tewas dengan cara yang sangat mengerikan.
Ilustrasi pengantar kue ke rumah Abdullah. (freepik.com)
Pada sore hari di bulan November 2001, seorang wanita pengantar kue mendatangi rumah Abdullah untuk merayakan ulang tahun Farida yang kelima. Karena tidak ada jawaban dari dalam rumah, pengantar kue meminta bantuan tetangga, Lumban, untuk mencoba menghubungi keluarga Hazim yang juga tidak mengangkat telepon.
Kecurigaan mulai muncul ketika Thesa, istri Lumban, mengingat adanya keributan tiga hari sebelumnya.
Lumban akhirnya memutuskan untuk memeriksa rumah Abdullah. Ia menemukan bahwa mobil-mobil keluarga masih terparkir di garasi dan pagar rumah tidak digembok, tetapi pintu terkunci.
Lumban bersama Thesa dan Acan, seorang pemuda yang kebetulan berada di sekitar, memutuskan untuk memeriksa.
Mereka membuka freezer dan menemukan beberapa kardus berisi potongan-potongan tubuh manusia yang telah dipotong dan diawetkan dengan tepung sagu dan sodium benzoat.
Baca Juga: Ubadssagen, Kisah Pembunuhan Keji dan Mutilasi Pemilik Kapal Selam ke Jurnalis Kim Wall
Ilustrasi korban mutilasi di Jakarta tahun 2001. (Freepik/kjpargeter).
Setelah penemuan tersebut, polisi segera turun tangan dan memulai penyelidikan. Kondisi TKP sangat bersih, tanpa jejak yang bisa diidentifikasi.
Olah TKP berlangsung selama dua hari, namun tidak ditemukan petunjuk yang signifikan. Pelaku tampaknya sangat profesional dengan meninggalkan sedikit sekali jejak.
Hasil autopsi menunjukkan bahwa potongan tubuh telah direbus dalam air panas dengan asam jawa, mirip dengan cara pengolahan makanan tradisional.
Ketiga korban diperkirakan meninggal tiga hari sebelum ditemukan, dengan penyebab kematian diduga akibat pendarahan otak yang diakibatkan oleh pukulan benda tumpul.
Baca Juga: 6 Kisah Mistis Kampus Harvard, Ada Korban Mutilasi hingga Arwah Gentayangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X / Twitter / @creepylogy_