Ajian Candrabirawa: Ilmu Terlarang dari Goa Watu Lawang yang Bisa Gulingkan Kerajaan dalam Semalam!
INDOZONE.ID - Pernah dengar tentang Goa Watu Lawang? Tempat ini bukan sekadar gua sunyi di antara rimbunnya hutan jati.
Tapi jadi saksi bisu sebuah ajian kuno yang kabarnya bisa membangkitkan raksasa dari dalam bumi yaitu Ajian Candrabirawa.
Ajian Candrabirawa adalah ilmu terlarang yang konon mampu menggulingkan kerajaan dalam semalam.
Nah ini bukan dongeng pengantar tidur, guyskuy! Ini cerita nyata dari masa lalu Jawa yang kelam dan penuh teka-teki.
Yuk, kenalan sama kisah ajian Candrabirawa yang epik melibatkan Prabu Kalap Prabangkara dan perjalanan ekstremnya ke dalam gelapnya Goa Watu Lawang dilansir dari YouTube @Tos Nusantara selengkapnya!
Baca Juga: Rahasia Ajian Rawa Rontek: Ilmu Kebatinan yang Bikin Pemiliknya Abadi, Fakta atau Mitos?
Tujuh Malam yang Tak Biasa di Tanah Kediri
Langit di atas tanah Kediri kala itu gelap legam. Hujan turun tujuh malam berturut-turut tanpa suara.
Sunyi. Mencekam. Rakyat mulai gelisah, paceklik datang, dan pemberontakan merayap pelan dari Selatan.
Di dalam keraton, Prabu Kalap Prabangkara duduk termenung, menanti bisikan gaib yang selalu jadi petunjuknya.
Sampai suatu malam, suara gamelan berat terdengar dari langit.
Sosok pria tua berjubah abu-abu muncul dari kabut tanpa bayangan di bawah kakinya.
Ia berkata, “Waktunya telah tiba. Bangkitkan Ajian Candrabirawa.”
Nama itu bikin bulu kuduk berdiri. Ajian terlarang yang udah lama disegel di dalam Goa Watu Lawang dan dijaga oleh resi gaib bernama Resa.
Sang Prabu ragu. Tapi demi rakyat dan kerajaan, ia pun memutuskan pergi.
Bersama satu abdi setia, Ki Gada Langit, mereka menuju Timur dengan tujuan ke Goa Watu Lawang.
Baca Juga: Misteri Ajian Brajamusti, Ilmu Sakti yang Konon Bisa Hancurin Besi dengan Sekali Pukul!
Masuk ke Goa, Masuk ke Dunia Lain
Goa itu tersembunyi di balik hutan jati dan dua tebing curam.
Begitu sampai, Prabu Kalap Prabangkara bersujud dan membaca doa. Ia tahu, kekuatan yang hendak dibangkitkan bukan kekuatan biasa.
Ia masuk sendiri ke dalam goa. Ki Gada Langit menunggu di luar dengan satu pesan, "Jika aku tak kembali dalam 7 malam 8 hari, tutuplah pintu goa ini selamanya."
Di dalam goa, suasana berubah drastis. Gelap total. Hening. Dinginnya seperti menggigit tulang.
Hingga akhirnya ia sampai di sebuah ruang besar dengan singgasana batu.
Di sana duduk seorang lelaki tua berjubah putih, bermata bara. Dialah Resi Kalaseba, penjaga Ajian Candrabirawa.
"Kalau mau ajian ini, kau harus lewati tiga ujian. Tanpa tidur, tanpa makan, tanpa bicara," ujar Resi. Prabu mengangguk dan semedinya pun dimulai.
Baca Juga: Ajian Waringin Sungsang: Ilmu Kanuragan Peninggalan Sunan Kalijaga yang Melegenda
Ujian Pertama: Bisikan-Bisikan dari Masa Lalu
Hari pertama penuh bisikan aneh. Suara istri, anak, tangisan, bahkan teriakan perang. Semuanya berusaha mengusik fokus Sang Prabu.
Tapi dia tahu, itu semua tipu daya goa. Ia tetap diam, menutup mata, hanya berdoa dalam hati. Ia tahu bahwa di tempat seaneh ini, diam adalah benteng terbaik.
Ujian Kedua: Godaan Perut Kosong
Hari kedua, tubuh mulai lemah. Lapar dan haus datang bertubi-tubi.
Goa tiba-tiba menghadirkan meja makan lengkap dengan nasi gurih, daging panggang, air kendi dingin.
Menggoda banget! Di depannya duduk sosok lelaki muda, jelmaan nafsu terdalamnya.
"Makanlah, ini hadiah," ucapnya. Tapi Prabu tahu, ini juga ujian. Ia memilih menutup mata dan berdoa.
Seketika cahaya padam. Meja, makanan, lelaki itu menghilang. Ia berhasil menolak godaan yang paling manusiawi yaitu lapar.
Baca Juga: Ajian Serat Jiwa: Ilmu Mistis dengan Kekuatan Energi Alam
Ujian Ketiga: Ketakutan Paling Dalam
Malam ketiga, suasana goa makin berat. Dingin, sesak, gelapnya seperti menelan jiwa.
Lalu muncullah sosok tinggi berjubah hitam dengan tongkat tulang. Sosok ini mewakili kematian.
"Aku datang mengambil nyawamu," katanya, sambil memperlihatkan bayangan mayat Sang Prabu sendiri, tergeletak tanpa nyawa. Tapi Prabu Kalap Prabangkara tetap tenang.
“Aku tidak takut mati. Tapi kau yang takut aku berhasil,” gumamnya dalam hati.
Nah benar saja. Sosok itu perlahan lenyap, begitu juga bayang-bayang kematian.
Resi Kalaseba dari bayang-bayang goa hanya mengangguk, “Raja ini... bukan manusia biasa.”
Baca Juga: Ajian Rengkah Gunung: Ilmu Sakti dari Tanah Jawa yang Bisa Bikin Gunung Retak!
Ilustrasi Ajian Candrabirawa.
Kisah Ajian Candrabirawa bukan cuma soal ilmu sakti yang bisa manggil raksasa dari perut bumi.
Tapi tentang keteguhan hati, ketulusan, dan keikhlasan. Bahwa kekuatan sejati bukan di tangan, tapi di dalam batin yang mampu menahan diri.
Goa Watu Lawang sampai hari ini masih jadi misteri. Nggak semua orang tahu keberadaannya.
Nah soal Ajian Candrabirawa? Katanya sih masih tersegel, nunggu seseorang yang cukup ikhlas dan kuat untuk membangunkannya lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube