Kompleks makam raja-raja Hadat Banggae di Sulbar.
INDOZONE.ID - Suku Mandar di Sulawesi Barat memiliki sejumlah wisata sejarah, seperti Kompleks Makam Raja-raja Hadat Banggae di Kabupaten Majene.
Wisata sejarah yang satu ini sudah ditetapkan sebagai cagar budaya sejak 4 Oktober 1999 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang saat itu dijabat Prof. Juwono Sudaryono.
Wisata sejarah makam raja itu berada di puncak Bukit Ondongan, Desa Pangali-ali, Kecamatan Banggae, 31 meter di atas permukaan laut.
Kompleks makam raja-raja Banggar itu memiliki luas 1,6 hektar, terdiri dari 471 raja yang dimakamkan di sana.
Kompleks makam raja-raja Hadat Banggae di Sulbar.
Menariknya, makam-makam itu dibuat memakai batu padas, batu karang dan balok.
Selain itu, makam juga dihiasi beragam tulisan kaligrafi, geometris, dan swastika.
Pusara makam itu memiliki bentuk lebih besar. Batu pahatnya disusun dan dikunci, sehingga batu yang tersusun itu tidak mudah terlepas.
Tak seperti makam biasanya, di makam itu tidak terdapat prasasti atau petunjuk tulisan nama dan waktu wafat pada pusara.
Kompleks makam raja-raja Hadat Banggae di Sulbar.
Ada lima sektor makam di komplek itu, yakni sebagai berikut.
Baca Juga: Kisah Mistis Kampus UNS, Dibangun di Atas Bekas Kuburan Ada Makam dan Kereta Gaib
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Z Creators