Patung Hermes di Ephesus, Turki (Z Creators/Alan Munandar)
INDOZONE.ID - Hermes (Ἑρμῆς) bisa dibilang dewa yang paling sibuk di antara penghuni Gunung Olympus lainnya, dalam mitologi Yunani.
Kalau kita pakai perumpamaan dunia kerja, bayangkan Zeus sebagai CEO, maka Hermes adalah Direktur Operasional sekaligus Kepala Komunikasi yang memastikan semua urusan berjalan tanpa hambatan.
Sebagai anak dari Zeus dan Maia, perannya bukan cuma jadi kurir; ia adalah jembatan hidup yang menghubungkan tiga alam sekaligus: langit, bumi, dan dunia bawah yang gelap.
Kisah Hermes dimulai dengan cara yang cukup unik dan berbeda seperti bayi yang lahir secara umumnya.
Sewaktu lahir, ia tidak betah diam seperti bayi pada umumnya.
Baca juga: Pegasus dalam Mitologi Yunani: Kisah Kuda Bersayap yang Legendaris
Hermes kecil malah menyelinap keluar untuk mencuri ternak milik kakaknya sendiri, Dewa Matahari Apollo.
Agar tidak ketahuan, ia punya trik cerdik: ia memasangkan sepatu pada kaki sapi-sapi itu sehingga jejaknya terlihat seperti berjalan mundur.
Taktik ini sukses bikin Apollo bingung setengah mati.Tentu saja, Apollo akhirnya tahu dan merasa murka. Namun, di sinilah bakat negosiasi Hermes muncul.
Untuk meredakan amarah kakaknya, ia menciptakan alat musik dari tempurung kura-kura yang sekarang kita kenal sebagai Lira.
Apollo yang sangat menyukai musik akhirnya luluh dan justru memberikan ternaknya kepada Hermes sebagai gantinya.
Baca juga: Arti Kedutan Mata Kiri Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Ada Pertanda Sesuatu?
Dari sinilah kita bisa melihat karakter asli Hermes: cerdik, lincah, dan punya kemampuan komunikasi yang luar biasa ciri khas yang membuatnya dikenal sebagai dewa penuh akal.
Di zaman sekarang, memberi label influencer pada Hermes sebenarnya sangat masuk akal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber