Ilustrasi perayaan Halloween. (Freepik)
INDOZONE.ID - Setiap 31 Oktober, dunia diselubungi aura mistis yang penuh warna dalam perayaan Halloween. Perayaan ini jadi momen ikonik bagi banyak negara untuk merayakannya dalam pesta, parade, dan tradisi unik masing-masing.
Selain identik dengan kostum menyeramkan dan dekorasi labu, ada beberapa negara yang memiliki cara unik dalam merayakan Halloween. Sebut saja, menonjolkan sisi spiritual untuk mengenang arwah leluhur, atau menjadikannya ajang hiburan dan kebersamaan keluarga.
Ilustrasi perayaan Halloween. (Freepik)
Berbagai negara di Eropa hingga Asia, memiliki tradisi unik dan kaya makna dalam merayakan Halloween, yang terus berkembang dan dipertahankan hingga saat ini. Berikut beberapa contoh tradisi Halloween yang menarik dari berbagai belahan dunia.
Baca juga: Sejarah Malam Halloween dan Misteri di Baliknya: Ritual Arwah Jadi Pesta Kostum
Di Amerika Serikat, perayaan Halloween berlangsung dengan sangat meriah. Anak-anak berpakaian kostum mengunjungi rumah-rumah tetangga sambil berteriak, "Trick or treat." Tujuan anak-anak itu adalah mengumpulkan permen. Di sisi lain, orang dewasa menikmati pesta kostum yang meriah di rumah, bar, atau taman kota.
Labu yang diukir menjadi jack-o'-lantern, menjadi ikon Halloween yang kerap menghiasi depan rumah. Di kota-kota besar, seperti New York, parade Halloween menjadi ajang spektakuler yang diikuti ribuan peserta.
Selain itu, banyak orang mengisi malam Halloween dengan menonton film horor atau mengunjungi rumah hantu buatan, menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas dan bersenang-senang bersama.
Bagi masyarakat Meksiko, Halloween menjadi pembuka bagi perayaan Día de los Muertos atau Hari Orang Mati yang berlangsung pada 1-2 November.
Tradisi kuno ini, yang telah ada selama ribuan tahun, menjadi momen bagi keluarga untuk mengenang dan "menyambut kembali" arwah orang-orang terkasih.
Dalam perayaan Día de los Muertos, keluarga Meksiko biasanya menyiapkan makanan favorit almarhum, menghiasi makam dengan bunga, dan meninggalkan hadiah kecil sebagai tanda penghormatan.
Mereka juga mengenakan topeng tengkorak dan menikmati permen calaveras, yang melambangkan keyakinan bahwa kematian adalah bagian alami dari siklus kehidupan, bukan akhir dari segalanya.
Halloween kini semakin populer di Inggris, perayaannya kerap kali bersaing dengan Guy Fawkes Day yang jatuh pada 5 November. Hari ini memperingati kegagalan Guy Fawkes dalam upaya meledakkan Parlemen Inggris pada tahun 1605.
Jadi, suasana akhir Oktober di Inggris lebih banyak dipenuhi nuansa api unggun dan peringatan sejarah daripada kostum menyeramkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, Trafalgar, Interproinc, NPR