Ilustrasi Jimat Rompi Ontokusumo. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Kalau ngomongin warisan budaya Jawa, pasti nggak jauh-jauh dari kisah para wali. Salah satu yang paling melegenda adalah cerita tentang Rompi Ontokusumo, pusaka sakti yang cuma bisa dikenakan Sunan Kalijaga.
Bukan sekadar cerita rakyat, kisah Rompi Ontokusumoini jadi pengingat betapa doa, iman, dan keyakinan bisa mengalahkan kekuatan gaib sebesar apapun.
Yuk, simak kisah Jimat Rompi Ontokusumo dilansir dari YouTube/Tos Nusantara selengkapnya!
Baca juga: Kisah Mistis Batu Mustika Linsang: Jimat Gaib yang Katanya Bikin Manusia Jadi “Penguasa Air”
Di era kejayaan Kerajaan Demak, masyarakat Jawa sempat diguncang wabah aneh. Penyakit itu menyebar cepat, bikin manusia, hewan, bahkan hasil bumi ikut rusak.
Orang-orang percaya kalau ini bukan penyakit biasa, melainkan murka dari penguasa laut selatan, Nyi Roro Kidul.
Suasana makin mencekam saat ombak di pantai selatan menggila tanpa alasan. Rakyat resah, banyak yang percaya ada kekuatan gaib yang sedang menguji mereka.
Melihat penderitaan rakyat, Sunan Kalijaga nggak tinggal diam. Beliau berkeliling desa, mendengarkan keluh kesah masyarakat, lalu bermunajat mencari jalan keluar.
Doa demi doa dipanjatkan, sampai akhirnya para wali sepakat mengkhatamkan Al-Qur’an di Masjid Demak.
Di momen itu, terjadi keajaiban. Seekor kambing muncul dengan kulit yang bersinar. Kulit itu kemudian dirajah ayat-ayat suci oleh Sunan Bonang hingga terbentuklah sebuah rompi sakti yaitu Rompi Ontokusumo.
Rompi itu bukan sembarangan. Ketika dicoba oleh para wali lain, rompi itu menolak, nggak ada yang cocok.
Sampai akhirnya, giliran Sunan Kalijaga. Begitu dikenakan, rompi itu langsung menyatu sempurna dengan tubuhnya, memancarkan cahaya lembut.
Dari situ, semua sadar bahwa rompi itu memang ditakdirkan untuk Sunan Kalijaga.
Baca juga: Dipercaya Bisa Gaet Lawan Jenis, Berikut Kisah 'Jimat Bulu Ekor Kuda' yang Bikin Penasaran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube