Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 29 AGUSTUS 2025 • 19:20 WIB

Mengenal Ebisu: Keturunan Izanagi dan Izanami yang Menjadi Dewa Keberuntungan

Mengenal Ebisu: Keturunan Izanagi dan Izanami yang Menjadi Dewa KeberuntunganIlustrasi dewa Ebisu, dewa keberuntungan nelayan (sumber: jyuluck-do.com)

INDOZONE.ID - Jepang merupakan negara yang menganut kepercayaan atau agama Shinto. Konsep dasar agama Shinto yakni mempercayai keberadaan para dewa di dunia. Dari beberapa dewa yang mereka puja, terdapat tujuh dewa yang dipercayai memberikan keberuntungan atau biasa disebut dengan Sichifukujin.

Tujuh dewa yang termasuk dalam Sichifukujin antara lain yaitu:

  • Ebisu (dewa kemakmuran),
  • Daikokuten (dewa kekayaan),
  • Benzaiten (dewa kesusastraan, kesenian, dan ilmu pengetahuan),
  • Bishamonten (dewa keberuntungan),
  • Hotei (dewa kebahagiaan),
  • Fukurokuju (dewa umur panjang), dan
  • Jurojin (dewa kebijaksanaan).

Baca juga: Polisi Jepang Pada Era Bakumatsu

Tujuh dewa ini sering digambarkan sedang berlayar di kapal harta karun, takara-bune, yang penuh dengan peralatan ajaib, barang dagangan yang kaya, topi yang membuat orang tidak terlihat, serta sekantong uang yang tidak pernah kosong.

Uniknya, dalam Sichifukujin, dewa Ebisu adalah satu-satunya dewa yang berasal dari Jepang, sedangkan dewa lainnya diadopsi dari China dan India. Ebisu dilambangkan sebagai dewa pelindung bagi nelayan dan pedagang. Ia lebih mudah digambarkan dalam bentuk fisik dibandingkan dewa lainnya dan muncul dalam bentuk yang terkenal, yaitu sosok berjanggut gemuk, tersenyum gembira, memegang tali pancing di satu tangan, dan tai (ikan air tawar) besar di tangan lainnya.

Dalam suatu versi, Ebisu diidentifikasikan sebagai anak sulung dari pasangan dewa pencipta Izanagi dan Izanami yang melakukan ritual pernikahan serta hubungan seksual yang tidak pantas, sehingga menghasilkan seorang anak tanpa tulang yang mereka sebut Hiruko (Anak Lintah). Karena ngeri dengan cacat yang dialami anak tersebut, Izanagi dan Izanami tidak mengakuinya dan melemparkannya ke laut, di mana Hiruko mengapung selama beberapa waktu sebelum terdampar di pantai yang tidak dikenal (ada yang mengatakan bahwa pantai itu adalah Hokkaido).

Ia kemudian diasuh oleh sekelompok Ainu yang baik hati dan dibesarkan oleh Ebisu Saburo. Meskipun Hiruko awalnya adalah anak yang sakit-sakitan, ketika mencapai usia tiga tahun kakinya mulai tumbuh. Setelah merasa lebih kuat, Hiruko belajar berjalan dan memulai transformasinya menjadi dewa yang ceria serta bahagia seperti sekarang.

Baca juga: Mengenal Shichi Fukujin, Tujuh Dewa Keberuntungan Jepang

Selalu bersyukur atas kemurahan hati dan keberuntungan yang telah menyelamatkan hidupnya, Hiruko yang kini menyebut dirinya Ebisu, mulai menyebarkan kegembiraan dan keberuntungan kepada semua orang yang ditemuinya. Karena tidak pernah kehilangan ketertarikannya pada laut, Ebisu selalu memastikan untuk memandang positif para nelayan.

Begitulah kisah seorang dewa bernama Ebisu. Meskipun memiliki sifat yang cacat, ia tetap bisa menjadi dewa yang baik hati dan membagi kekayaannya dengan cuma-cuma.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mythopedia.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Ebisu: Keturunan Izanagi dan Izanami yang Menjadi Dewa Keberuntungan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!