Selasa, 14 JULI 2026 • 10:35 WIB

Terlihat Lewat Foto Rontgen, Begini Seluk-Beluk Tradisi Mistis Susuk dari Tinjauan Medis

Author

Susuk yang tampak pada hasil rontgen. (pubs.rsna.org) 

INDOZONE.ID - Susuk menjadi salah satu praktik tradisional yang hingga kini masih sering diperbincangkan di Indonesia dan Malaysia. 

Meski identik dengan dunia mistis, tidak sedikit orang yang penasaran mengenai apa sebenarnya susuk, bagaimana cara pemasangannya, apakah bisa dilepas, hingga mengapa keberadaannya justru dapat terdeteksi melalui pemeriksaan medis.

Secara umum, susuk dikenal sebagai praktik memasukkan benda berukuran sangat kecil ke dalam tubuh melalui ritual tertentu. 

Benda tersebut umumnya berupa potongan logam menyerupai jarum halus yang oleh sebagian masyarakat dipercaya dapat memberikan manfaat tertentu.

Baca juga: Mengenal Pesugihan: Asal-Usul, Jenis, hingga Alasan Orang Menempuh Jalan Mistis demi Harta

Beragam keyakinan berkembang mengenai tujuan penggunaan susuk. Ada yang mempercayainya untuk meningkatkan daya tarik, memperoleh perlindungan spiritual, memperkuat fisik, hingga mempermudah urusan tertentu. 

Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa susuk memiliki kemampuan supranatural tersebut.

Pengguna Susuk Diyakini Memiliki Pantangan

Dalam berbagai tradisi yang berkembang di masyarakat, orang yang menggunakan susuk sering kali disebut harus mematuhi sejumlah pantangan. 

Bentuk pantangan tersebut berbeda-beda, tergantung budaya maupun kepercayaan yang melatarbelakanginya.

Baca juga: Cerita Mistis Aktris Era saat Syuting Horor, Ada Suara Anak Kecil Menangis?

Praktik susuk sendiri dikenal berasal dari tradisi budaya di kawasan Malaysia dan kemudian turut dikenal di Indonesia. 

Seiring waktu, praktik ini menjadi bagian dari cerita rakyat dan kepercayaan yang masih bertahan di beberapa daerah.

Dari sudut pandang ajaran Islam, penggunaan susuk umumnya dipandang tidak diperbolehkan karena dikaitkan dengan praktik yang bertentangan dengan prinsip tauhid.

Bagaimana Cara Memasang Susuk? Ini Penjelasan dari Penelitian

Meski sering dikaitkan dengan unsur mistis, beberapa penelitian medis telah mendokumentasikan bagaimana susuk dipasang dari sudut pandang ilmiah.

Baca juga: 5 Buku Terlarang yang Dikaitkan dengan Dunia Gaib, Kisahnya Bikin Merinding!

Berdasarkan laporan kasus yang dipublikasikan oleh Arishiya Thapasum F dan Faraz Mohammed dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research pada 2014, susuk umumnya berupa jarum logam berukuran sangat kecil yang ditanam di bawah lapisan kulit (subkutan) oleh praktisi pengobatan tradisional. 

Di Malaysia, praktisi tersebut dikenal sebagai bomoh, sedangkan di Indonesia lebih dikenal sebagai dukun.

Penelitian tersebut menjelaskan bahwa susuk biasanya terbuat dari emas atau logam lainnya dengan diameter sekitar 0,5–1 milimeter dan panjang sekitar 5–10 milimeter. 

Karena ukurannya sangat kecil, susuk tidak tampak dari luar dan sering kali sulit diraba saat pemeriksaan fisik.

Baca juga: Gunung Kawi Dikenal Mistis, Ini Deretan Gunung Lain yang Punya Kisah Serupa!

Lokasi pemasangannya pun beragam. Area wajah, seperti pipi, rahang, bibir, dan dahi menjadi lokasi yang paling sering ditemukan. 

Namun, sejumlah laporan juga menemukan susuk di bagian dada, payudara, perut, tulang belakang, hingga tungkai.

Temuan serupa juga dilaporkan oleh Nor MM, Yushar A, Razali M, Rahman RA, dan Ramli R dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Dentomaxillofacial Radiology pada 2006. 

Penelitian tersebut mendokumentasikan 13 kasus temuan susuk melalui pemeriksaan radiografi pada area mulut dan wajah, sekaligus menunjukkan bahwa praktik ini memang masih dijumpai di sebagian masyarakat Asia Tenggara.

Baca juga: 5 Jenis Bau Pertanda Genderuwo Ada di Sekitarmu, Konon Katanya!

Susuk Bisa Terlihat Saat Pemeriksaan Rontgen

Kemajuan teknologi kedokteran membuat keberadaan susuk yang selama ini tersembunyi dapat diketahui melalui pemeriksaan radiologi, seperti foto rontgen.

Dalam dunia medis, benda logam kecil yang muncul pada hasil pencitraan perlu dikonfirmasi kepada pasien. 

Hal ini penting agar dokter tidak keliru menganggapnya sebagai serpihan logam akibat kecelakaan atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh.

Laporan ilmiah yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research tahun 2014 menunjukkan bahwa susuk beberapa kali ditemukan secara tidak sengaja ketika pasien menjalani pemeriksaan radiografi gigi. 

Baca juga: Pernah Mengalami Deja Vu? Ini Penjelasannya

Peneliti menegaskan bahwa komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan sangat penting agar hasil pemeriksaan dapat diinterpretasikan secara tepat.

Bisakah Susuk Dilepas? Ini Penjelasan Medis

Hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah maupun pedoman medis yang menjelaskan metode khusus untuk melepas susuk sebagai bagian dari praktik budaya.

Literatur kedokteran lebih banyak membahas susuk sebagai temuan tidak sengaja saat pemeriksaan radiologi. 

Menurut laporan Thapasum dan Mohammed (2014), sebagian besar susuk tidak menimbulkan keluhan sehingga sering kali tidak memerlukan tindakan medis. 

Baca juga: Pernah Mengalami Deja Vu? Ini Penjelasannya

Bahkan, hingga laporan tersebut diterbitkan, belum ada komplikasi serius yang terdokumentasi dalam literatur medis berbahasa Inggris akibat keberadaan susuk, meski secara teori benda logam tetap berpotensi menimbulkan masalah apabila berada dekat pembuluh darah atau saraf penting.

Jika seseorang ingin mengeluarkan susuk yang memang berupa benda logam di dalam tubuh, tindakan tersebut tidak disarankan dilakukan sendiri. 

Dari sudut pandang medis, pelepasan benda asing harus melalui pemeriksaan dokter terlebih dahulu menggunakan pencitraan seperti rontgen atau CT scan untuk mengetahui posisi, kedalaman, serta risiko terhadap jaringan di sekitarnya.

Dokter juga menyarankan pasien memberitahu tenaga kesehatan apabila mengetahui dirinya memiliki susuk. Informasi tersebut penting agar hasil radiografi tidak disalahartikan sebagai benda asing akibat cedera atau kondisi medis lainnya.

Baca juga: Cerita Pesugihan Gunung Kawi: Kekayaan Mendadak Berujung Kematian Misterius Keluarga Terdekat

Jenis-Jenis Susuk yang Dikenal di Masyarakat

Dalam berbagai kepercayaan tradisional, terdapat beberapa jenis susuk yang sering disebut berdasarkan bahan pembuatnya:

Logam

  • Susuk emas
  • Susuk perak
  • Susuk besi
  • Susuk raksa

Galian

  • Susuk berlian
  • Susuk organik, termasuk yang disebut berasal dari bahan alami
  • Susuk susu

Baca juga: 8 Lokasi Angker di Jakarta yang Terkenal Lewat Legenda Urban: Pernah Diangkat Jadi Film

Sedangkan susuk dari bahan kuningan untuk kekuatan.

Berbagai manfaat yang dilekatkan pada jenis-jenis susuk tersebut merupakan bagian dari kepercayaan budaya yang berkembang di masyarakat dan belum didukung oleh bukti ilmiah yang membuktikan efektivitasnya.

Terlepas dari berbagai kisah yang beredar, susuk lebih tepat dipahami sebagai bagian dari tradisi dan kepercayaan yang telah lama berkembang di Asia Tenggara. 

Dari sisi medis, keberadaan susuk menjadi informasi penting karena dapat terlihat pada pemeriksaan radiologi dan berpotensi mempengaruhi interpretasi hasil pencitraan.

Baca juga: 7 Tempat Angker Bersejarah di Jakarta: Dari Toko Merah hingga Danau Taman Makam Pahlawan

Sementara itu, klaim mengenai manfaat supranatural, seperti meningkatkan pesona, memberikan perlindungan gaib, atau menambah kekuatan fisik, hingga kini masih berada dalam ranah kepercayaan dan belum dapat dibuktikan melalui penelitian ilmiah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Teknokrat.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU